Tentang Hari Meteorologi Sedunia Tanggal 23 Maret

Hari Meteorologi Sedunia

Tentang Hari Meteorologi Sedunia tanggal 23 Maret, masyarakat suatu negara atau daerah sering kali memperingati hari penting setiap tahunnya. Tidak hanya hari besar perayaan Natal, Idul Fitri, Nyepi, atau Waisak saja, melainkan juga banyak hari nasional maupun internasional lainnya.

Peringatan hari besar secara nasional maupun internasional tentu memiliki makna masing-masing dalam hati masyarakat. Bahkan dengan adanya hari peringatan untuk mengajak kita agar selalu mengingat, peduli, serta sadar akan hal-hal penting. 

Hari perayaan setiap tahunnya memiliki makna dan juga sejarah di balik peringatannya. Hal tersebut bisa menjadi ilmu pengetahuan yang bermanfaat dalam kehidupan sekarang. Dan menumbuhkan rasa kepedulian kita terhadap hal yang mungkin sepele salah satunya  Tentang Hari Meteorologi Sedunia tanggal 23 Maret.

Meteorologi merupakan ilmu yang saling bersangkutan atau berkaitan dengan fenomena atmosfer dan juga prosesnya. Dari berbagai studi atmosfer yang ada di dunia termasuk di Indonesia mengistilahkan hal ini sebagai subdisiplin dari berbagai macam ilmu atmosfer.

Ilmu meteorologi berguna untuk menentukan musim yang akan terjadi atau alat peramal cuaca. Para ahli meteorologi dan juga klimatologi mendefinisikan cuaca dengan cara yang berbeda-beda. Cara mendefinisikan cuaca mulai dari musim semi atau astronomi, kemudian musim panas, lanjut musim gugur, dan berakhir musim dingin.

Pada umumnya musim astronomi berdasar dari posisi bumi terhadap matahari, sedangkan musim meteorologi berdasar dari siklus suhu tahunan yang terjadi. Oleh karena itu musim astronomi dan musim meteorologi memiliki waktu yang berbeda saat memulai atau berakhirnya musim.

Sejarah Hari Meteorologi Sedunia

Pembentukan Organisasi meteorologi secara resmi  tanggal 23 Maret 1950 dengan nama World Meteorological Organization (WMO). WMO merupakan Organisasi Meteologi Internasional yang terdiri dari 191 wilayah, anggota, dan negara.

Sebenarnya awal pembentukan organisasi Meteorologi Internasional pada tahun 1873 di Wina Austria, Organisasi Meteorologi Dunia adalah bagian dari badan khusus PBB. Sehingga PBB pula yang secara resmi mendirikan organisasi yang bergerak dalam bidang meteorologi ini. 

Organisasi yang khusus menangani bidang meteorologi ini yang ikut berperan dalam upaya kesejahteraan dan keselamatan masyarakat. Organisasi ini juga yang bertugas membangun stasiun jaringan meteorologi.

Organisasi ini berperan penting dalam menyediakan sumber daya air, transportasi, dan keamanan pangan. Dengan menggunakan telegraf dalam menghubungkan berbagai jaringan serta meningkatkan perkiraan cuaca. Telegraf juga ikut berkontribusi terhadap efisiensi dan juga keamanan layanan pengiriman.

Tentang Hari Meteorologi Sedunia tanggal 23 Maret sesuai dengan tanggal terbentuknya World Meteorological Organization secara resmi. Dan di tahun ini menjadi hari peringatan meteorologi yang ke 71.

Tema Hari Peringatan Meteorologi Sedunia

World Meteorological Organization selalu menggaris bawahi akan pentingnya cuaca dan iklim yang terjadi di bumi. Sehingga organisasi ini selalu mengeluarkan berbagai tema setiap tahunnya untuk masyarakat agar turut berpartisipasi.

Tahun 1961 : Tema Meteorologi secara umum; Tahun 1962 : Kontribusi pertanian yang berkaitan dengan produksi pangan; Tahun 1963 : Meteorologi dan transportasi, khususnya dalam bidang penerbangan.

Tahun 1964 : Meteorologi menjadi faktor dari pembangunan ekonomi; Tahun 1965 : Kerjasama dalam meteorologi secara Internasional; Tahun 1966 : World Weather Watch; Tahun 1967 : Air dan cuaca.

Tahun 1968 : Meteorologi dan pertanian; Tahun 1969 : Layanan Meteorologi yang memiliki nilai ekonomi; Tahun 1970 : Pelatihan Meteorologi dan pendidikan masyarakat.

Tahun 1971 : Tema tahun 1971 dan 1972 sama yaitu Meteorologi dan Lingkungan manusia; Tahun 1980 : Iklim dan keragaman manusia; Tahun 1990 : Tentang layanan meteorologi dan hidrologi dalam membantu pengurangan bencana alam.

Tahun 2000 : Tentang 50 tahun pelayanan Organisasi Meteorologi Dunia; Tahun 2001 : Relawan untuk iklim, air, dan juga cuaca; Tahun 2002 : Cara mengurangi kerentanan akan iklim ekstrim dan juga cuaca.

Tahun 2003 : Mengenai Iklim masa depan di bumi; Tahun 2004 : Mengenai air, iklim, dan cuaca pada era informasi; Tahun 2005 : Air, iklim, cuaca, serta pembangunan yang berkelanjutan.

Tahun 2006 : Cara mengurangi dan mencegah bencana alam; Tahun 2007 : Memahami dampak global terhadap meteorologi kutub; Tahun 2008 : Pengamatan planet untuk masa depan bumi yang lebih baik.

Tahun 2009 : Iklim, cuaca, dan termasuk udara yang kita hirup; Tahun 2010 : Tentang 50 tahun pelayanan Organisasi Meteorologi Dunia keselamatan dan kesejahteraan.

Tahun 2011 : Keberadaan Iklim untuk manusia; Tahun 2012 : Pemberdayaan air, cuaca, dan iklim untuk masa depan; Tahun 2013 : Melihat Cuaca yang bermanfaat untuk melindungi manusia dan harta benda.

Tahun 2014 ; Para pemuda berkontribusi dalam cuaca dan iklim; Tahun 2015 : Pengetahuan akan iklIm dalam aksi iklim; Tahun 2019 : Bumi, matahari, dan cuaca.

Peringatan tentang Hari Meteorologi Sedunia tanggal 23 Maret selalu terselenggara secara rutin setiap tahunnya dengan tema yang berbeda-beda. Menurut daftar tema peringatan di atas, organisasi ini sering menggunakan tema tentang bumi, matahari, dan juga cuaca sebagai acuan internasional

Hal yang Terkait dengan Meteorologi

Di dunia banyak masalah yang memiliki kaitan dengan meteorologi. Sebelum adanya meteorologi, masyarakat masih awam dengan iklim dan cuaca, sehingga tidak memiliki kesiapan dalam menghadapi perubahan cuaca.

Dan setelah tercetus WMO atau World Meteorological Organization mengenalkan tentang meteorologi termasuk termasuk prakiraan cuaca. Dengan begitu masyarakat internasional maupun di Indonesia bisa lebih siap dalam menghadapi berbagai perubahan iklim dan cuaca di bumi.

Dengan penyampaian informasi yang akurat menangani iklim dan cuaca, sehingga kita diharapkan untuk lebih waspada serta menghindari bencana. Kita juga bisa memahami dan mempelajari berbagai hal yang berkaitan dengan meteorologi.

Hal yang berkaitan tersebut antara lain, memahami bumi dan matahari yang berkaitan dengan kondisi cuaca, iklim, dan air.selain itu bisa mempelajari kondisi awan serta perubahan iklim yang sering terjadi. Untuk menangani hal tersebut WMO bekerja sama dengan organisasi lain.

Acara Memperingati Hari Meteorologi Sedunia

Tentang Peringatan Hari Meteorologi Sedunia tanggal 23 Maret , mengadakan berbagai acara dan aktivitas sebagai simbol perayaan. Banyak acara seperti pameran, konferensi, atau simposium yang berlaku bagi para profesional meteorologi dan masyarakat umum.

Dengan melakukan hari peringatan, masyarakat akan lebih mengetahui dan mengenal tentang iklim dan cuaca yang ada di bumi. Selain itu dengan mengadakan perayaan maka profil meteorologi akan lebih meningkat dengan adanya media.

Bagi penelitian meteorologi akan mendapatkan hadiah yang biasanya diumumkan saat mendekati hari peringatan. Banyak negara yang turut berpartisipasi dalam setiap perayaan dengan mengeluarkan perangko stempel sesuai tema.

Sebagai penduduk di bumi kita juga harus ikut berkontribusi dalam upaya memperlambat terjadinya perubahan iklim ekstrim. Untuk bisa berkontribusi kita hanya perlu melakukan hal-hal yang sederhana.hal tersebut bertujuan untuk menjaga bumi dan kehidupan manusia sendiri.

Peringatan Hari Meteorologi Sedunia tanggal 23 Maret menyadarkan kita untuk lebih menghemat energy alam seperti menghemat listrik, menghemat penggunaan air, serta memilih untuk memakai transportasi umum daripada menggunakan kendaraan pribadi. (Deni/R4/HR-Online)