TPI Minasari Pangandaran Sepi, Faktor Cuaca Nelayan Tak Bisa Melaut

TPI Minasari
Lebih dari dua pekan keberadaan di TPI Minasari Pangandaran, Jawa Barat, sepi dari aktivitas pelelangan ikan hasil tangkapan para nelayan. Entang SR/HR.

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Lebih dari dua pekan keberadaan di TPI Minasari Pangandaran, Jawa Barat, sepi dari aktivitas pelelangan ikan hasil tangkapan para nelayan.

Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Minasari di kawasan Pantai Timur Pangandaran yang biasanya banyak menjual ikan, kini hanya beberapa kilo ikan saja yang tersedia.

Agus, salah seorang pegawai TPI Minasari, mengatakan, sepinya tempat pelelangan ikan akibat banyak nelayan yang memilih rehat melaut. Karena faktor cuaca di laut akhir-akhir ini sedang tidak bersahabat.

“Ya, saat ini para nelayan, terutama pemilik kapal jenis compreng lebih memilih rehat daripada ambil resiko melaut. Mengingat cuacanya sangat tidak bersahabat. Adapun nelayan yang melaut hanya beberapa kilo saja dari bibir pantai. Tidak seperti biasanya mereka menjaring ikan hingga ke tengah laut,” tuturnya kepada HR Online, Selasa (09/03/2021).

Lanjut Agus, untuk bongkar hasil tangkapan ikan dari laut pun hanya berlangsung sekitar dua hari sekali. Padahal biasanya setiap pagi nelayan melaut, dan magrib sudah bisa menjual hasil tangkapannya ke TPI Minasari.

Baca Juga : Akibat Corona, Harga Ikan Ekspor di Pangandaran Menurun

Namun, sudah lebih dari dua pekan ini nelayan hanya dua hari sekali bongkar hasil tangkapannya. Karena itulah stock keberadaan berbagai jenis ikan dan udang di TPI Minasari Pangandaran menurun drastis.

“Selama dua pekan lebih rata-rata hanya ada 100 kilo saja ikan yang tersedia. Jika sedang ramai, kondisi cuaca bagus, per malam itu paling sedikit mencapai puluhan kwintal, bahkan bisa sampai satu ton,” terang Agus.

Harga Udang di Pangandaran Turun

Sementara untuk harga hasil tangkapan laut seperti udang tiger jenis B, kini harganya turun menjadi Rp 260 ribu per kilogramnya. Sedangkan, untuk udang jenis jerbung B harganya Rp 160 ribu per kilogram, dan udang jerbung S Rp 120 ribu per kilogram.

“Yang masih bagus harganya adalah udang jenis jerbung. Per kilogramnya mencapai 100 ribu rupiah,” katanya.

Agus menambahkan, selain faktor cuaca yang kurang bersahabat, saat ini juga hasil tangkapan terutama jenis udang sedang sepi. Bongkar kapal kurang lebih 15 kapal yang menjual hasil tangkapan dari laut. Diperkirakan ada 100 kilogram yang nelayan lelang di TPI Minasari Pangandaran. (Ntang/R3/HR-Online)

Editor : Eva Latifah