Via Vallen Geram Pada Alasan Pembakar Alphard Pribadinya

Via Vallen Geram
Foto : Instagram @viavallen

Via Vallen geram, kasus pembakaran mobil Alphard miliknya terus berlanjut. Kejadian pada tanggal 30 Juni 2020, bertempat parkir rumahnya.

Penuturan dari Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji, bahwa kejadian terbakarnya Alphard Putih milik pedangdut cantik tersebut telah terekam dalam CCTV. Maka, dilakukan pengusutan.

Kemudian, dalam rekaman tersebut, telah tampak adanya seorang pria yang menjadi tersangka utama. Terlihat bahwa pria itu telah memasuki jalan samping rumah pribadi Via Vallen.

Sumardji menuturkan bahwa, pria yang berinisial “V” itu terlihat membawa botol mineral. Namun, ternyata berisi bahan bakar yang ia gunakan untuk membakar mobil putih tersebut.

Baca Juga: Gaya Seksi Jessica Mila, Tidak Hanya Soal Penampilan Tapi Kecerdasan

Alasan Via Vallen Geram Atas Kasus Terbakar Mobil Alphardnya

Seperti yang diungkapkan oleh salah satu perwakilan dari Kapolres yang menangani kasus ini. Bahwa pria berinisial V tersebut bermodus membawa botol air mineral berisikan bensin.

Lalu, posisi Mobil Putih Alphard yang terparkir tersebut membuatnya memanfaatkan kardus yang terletak di sampingnya. Kardus tersebut berisikan kertas yang berlembar-lembar.

Lalu, menuangkan bensin yang ia bawa dengan botol ke dalam kardus. Langsung ia menyalakan korek untuk membakarnya.

Via Vallen geram lantaran mobil tersebut merupakan mobil yang ia beli dengan perjuangannya selama ini. Bisa dibayangkan bagaimana ia bekerja keras selama ini untuk membelinya, dan telah menemani Via selama ini.

Api Menjalar dari Kardus Menuju Mobil

Saat api yang berasal dari korek menyambar kardus yang berisi kertas tersebut, api merambat ke arah mobil. Sudah bisa terbayangkan bahwa kertas dan mobil merupakan bahan yang mudah terbakar.

Maka, terjadilah kebakaran yang membuat mobil gadis kelahiran Surabaya tersebut hangus. Sesuai yang Sumardji paparkan, meski telah terlihat jelas kejadian dengan terduga berinisial V.

Beliau mengatakan tidak akan terburu-buru menetapkannya sebagai tersangka. Namun, akan menjadi saksi terlebih dahulu.

Keterangan Penyelidikan

Via Vallen Geram saat mengupayakan langkah hukum untuk mengusut kasus ini. Sumardji membeberkan, bahwa pelaku berinisial V tersebut memberikan pernyataan yang tidak valid.

Pelaku tampak sedang berpura-pura dan seperti sedang menutupi sesuatu ketika minta keterangan. Bahkan, pelaku mengaku gila, dan berbicara tidak jelas.

Baca Juga: Profil Pyo Ye Jin, Resmi Gantikan Naeun April Dalam Taxi Driver

Mengumpulkan Saksi

Polisi mencoba untuk mencari saksi mata untuk mendapatkan titik terang. Sejumlah saksi yang dapat dimintai keterangan, merupakan tetangga dari pedangdut cantik ini.

Via Vallen geram serta cemas, hal ini juga terjadi pada seluruh anggota keluarganya. Dengan bantuan 3 orang saksi, polisi melanjutkan pengusutan kejadian tersebut. Saksi-saksi merupakan tetangga yang tinggal di sekitar rumah Via.

Pengamanan Barang Bukti

Dengan demikian juga segera melaksanakan penggeledahan dan pengamanan. Barang bukti berupa tas milik pelaku, yang berisikan buku tabungan, paspor, dan alat-alat yang curigai untuk perdukunan.

Terdapat korek api untuk alat membakar. Lalu, juga botol mineral kosong yang telah ia gunakan sebelumnya.

Via Vallen Geram Pelaku Mengaku Sebagai Penggemar

Ada hal yang membuat dara cantik kelahiran 3 Oktober 1991 ini kembali geram. Sebab, yang melakukan pembakaran pada mobil putihnya, mengaku sebagai fans.

Selanjutnya, Via Vallen menyangkal, apabila ia seorang fans tidak akan menyakiti idolanya. Begitu tuturnya saat menanggapi pernyataan pelaku tersebut.

Pelaku itu bernama Pije alias V yang nekat membakar mobil pedangdut bernama asli Maulidia Octavia. Pije kini masih mendekam dalam jeruji besi, untuk mempertanggungjawabkan kesalahannya.

Alasan Pelaku Membakar Mobil Via Vallen

Lantas, terungkap bahwa pelaku yang mengaku sebagai fans (fanatik) Via Vallen merupakan orang Medan, sesuai dengan keterangan pada e-KTP. Sudah berada di Surabaya sejak sepuluh hari terakhir, dan berupaya untuk bertemu Via Valen.

Namun, selalu tidak berhasil untuk bertemu idolanya. Maka, hal tersebut yang menjadi alasannya nekat melakukan aksi tak terpuji itu.

Baca Juga: Drama Korea Imitation Dipenuhi Bintang Idol Ternama

Pandangan Psikolog Terhadap Kasus Ini

Rasa kecewa dan sakit hati yang Pije pakai sebagai alasannya nekat itu tidak masuk akal. Tidak hanya karena ia merupakan seorang fans, lalu membuatnya boleh melakukan tindakan tersebut.

Ahli Psikolog menuturkan bahwa hal yang terjadi akibat terlalu fanatik terhadap sesuatu memang tidak baik. Apalagi, orang tersebut tidak dapat mengendalikannya.

Perilaku menyimpang tersebut akan merugikan orang lain. Lalu, hal ini perlu adanya pendampingan terhadap kondisi psikologi pelaku.

Via Vallen geram oleh alasan yang telah Pije beberkan. Mencari perhatian sang idola dengan membakar mobil pribadi merupakan tindakan yang kriminal. Bahkan, tidak ada toleransi untuk itu.