Wanita Cantik Asal Pangandaran Ditemukan Meninggal Dunia di Surabaya

Wanita Cantik Asal Pangandaran Ditemukan Meninggal Dunia di Surabaya
Ilustrasi Wanita Cantik Asal Pangandaran Ditemukan Meninggal Dunia . Foto : Net/Ist

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- NS (21), wanita berparas cantik warga Desa Pangkalan, Kec. Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, ditemukan meninggal dunia.

Menurut informasi yang HR Online peroleh dari pihak keluarga korban, bahwa NS meninggal di kamar 909 Hotel Holiday Inn Surabaya, Jawa Timur pada Kamis (25/3/2021).

Yani, salah seorang keluarga korban mengatakan, awalnya wanita berparas cantik itu pamit kepada orang tuanya untuk mencari pekerjaan di Kota Semarang, Jawa Tengah.

“Ia pamit untuk mencari kerja sekitar dua minggu yang lalu. Akan tetapi, hari ini saya mendapat informasi bahwa telah meninggal dunia di Surabaya,” ucapnya kepada HR Online, Jumat (26/03/2021).

Menurut Yani, NS terakhir melakukan komunikasi dengannya pada tanggal 24 Maret kemarin. Bahkan, pihak keluarga sempat mengirimkan pakaiannya melalui jasa pengiriman.

“Saya tidak menyangka ia akan pergi secepat ini. NS itu orangnya ramah, suka bercanda dan supel, namun ia sering mengeluh sakit kepala,” ucapnya.

Saat ini, keluarga sedang menjemput jenazah di rumah sakit yang ada di Surabaya.

“Kemungkinan nanti sore jenazah akan sampai. Sedangkan untuk proses pemakaman, menurut rencana akan dimakamkan di dekat rumahnya, atau sekitar 100 meter dari rumahnya,” pungkasnya.

Sementara itu, mengutip dari berbagai sumber, jenazah wanita cantik asal Pangandaran ini ditemukan pertama kali oleh salah seorang resepsionis serta keamanan hotel tersebut.

“Kedua orang itu akan memberitahu kepada korban untuk waktunya check out. Akan tetapi, ketika mengetuk pintu NS tidak merespon,” kata Kanit Reskrim Polsek Sawahan, Iptu Ristitanto.

Karena tidak ada respon, maka resepsionis dan sekuriti lantas curiga, dan langsung membuka kamar tersebut dengan menggunakan kunci cadangan.

Setelah itu, ternyata wanita cantik asal Pangandaran itu sudah meninggal dunia dalam posisi tengkurap.

Sesudah melakukan olah tempat kejadian perkara dan visum, Iptu Ristitanto mengungkapkan, bahwa tidak menemukan luka pada tubuh korban.

“Dugaan sementara meninggal dunia karena sakit,” terangnya. (Enceng/HR-Online)

Editor : Adi Karyanto