Tak Berani Ambil, Warga Ciakar Ciamis Temukan Sidat Jadi-jadian?

Tak Berani Ambil, Warga Ciakar Ciamis Temukan Sidat Jadi-jadian
Warga Desa Ciakar, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, Sandun menunjukan seekor ikan sidat yang tersangkut dalam pipa paralon saluran air. Foto:Edji/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Warga Desa Ciakar, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, heboh dengan penemuan seekor ikan sidat jadi-jadian tersangkut dalam pipa paralon saluran air.

Ikan sidat tersebut tersangkut dan menyumbat aliran air pipa paralon.

Warga sekitar tak ada yang berani mengambil sidat tersebut untuk dimasak di rumah lantaran takut.

“Lokasi pipa paralon yang tersumbat ikan sidat ini berada di sumber mata air Hulu Panyusuhan yang cukup angker, sehingga tak ada yang berani mengambilnya ke rumah,” ujar Jahid, warga setempat, Rabu (31/3/2021).

Warga sekitar lanjut Jahid menganggap sidat tersebut sebagai sidat jadi-jadian.

Sehingga saat sidat itu berhasil ditangkap, tidak ada seorangpun yang berani mengambilnya untuk dimasak.

“Warga beralasan takut terjadi malapetaka karena berasal dari tempat yang terbilang angker,” katanya.

Ia menyebut, ikan sidat tersebut memiliki panjang sekitar 1,25 meter dengan berat bobot sekitar 2 kilogram.

Awalnya, tidak ada warga yang menyangka jika yang mampet dan menyumbat saluran paralon adalah seekor sidat.

“Biasanya saluran air mampet karena banyak lumpur atau tersumbat plastik,” ungkapnya.

Jahid menambahkan, meski  ikan sidat ini ditawarkan kepada warga, tidak ada yang mau menerimanya.

Cerita mistis dan angkernya sumber mata air Hulu Panyusuhan masih melekat di kalangan masyarakat.

“Sehingga masih banyak yang menganggap ikan sidat ini jadi-jadian,” ucapnya.

Seorang pemancing bernama Maman menyatakan jika sumber mata air Hulu Panyusuhan merupakan habitat ikan sidat.

Ia mengaku sering mendapatkan ikan sidat dari lokasi tersebut.

Namun memang hingga saat ini masih banyak masyarakat yang percaya pada cerita mistis keangkeran sumber mata air Hulu Panyusuhan.

Dulu ada cerita seorang warga minum madu tawon dari pohon bambu, setelah itu warga tersebut sakit dan meninggal dunia.

Cerita tersebut membuat masyarakat masih percaya sejumlah mitos termasuk ikan sidat jadi-jadian. (Edji/R8/HR Online)

Editor: Jujang