Jumat, Oktober 22, 2021
BerandaBerita Banjar3 Desa/Kelurahan di Kota Banjar Masih Zona Merah

3 Desa/Kelurahan di Kota Banjar Masih Zona Merah

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Sampai saat ini 3 desa/kelurahan di Kota Banjar, Jawa Barat, masih zona merah. Hal itu berdasarkan data rekap zonasi kasus Covid-19 desa/kelurahan per tanggal 9 April 2021.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjar, dr. Andi Bastian mengatakan, desa/kelurahan yang masih berstatus zona merah itu menjadi penyumbang kasus tertinggi.

Ia menyebutkan, 3 desa/kelurahan di Kota Banjar yang masuk kategori zona merah itu meliputi Kelurahan Banjar dengan jumlah 28 kasus, Kelurahan Karangpanimbal 20 kasus, dan Desa Balokang 19 kasus.

Kemudian, dua kelurahan lagi juga termasuk penyumbang kasus tertinggi, yaitu Kelurahan Pataruman dengan jumlah 20 kasus, dan Kelurahan Mekarsari 12 kasus. Namun, untuk dua kelurahan ini masih termasuk kategori zona orange.

“Kedua kelurahan tersebut masih berstatus zona orange karena jumlah rumah yang terdapat kasus positif dalam satu RT masih di bawah 10 kasus,” terangnya, Sabtu (10/04/2021).

Selain zona merah penyumbang kasus tertinggi, dr. Andi Bastian juga menjelaskan, dari data zonasi kasus tersebut, sampai saat ini masih terdapat 4 wilayah yang berstatus zona hijau atau nol kasus. Yaitu Desa Waringinsari, Jajawar, Sinartanjung, dan Desa Karyamukti.

Sementara, untuk wilayah yang masuk kategori zona kuning ada 16 desa/kelurahan dengan jumlah rata-rata masih di bawah 9 kasus. Sedangkan, untuk jumlah kasus konfirmasi aktif ada 149 kasus.

Baca Juga : Kasus Covid-19 Kota Banjar Terus Meningkat, Ini Penjelasan IDI

Bertambah 18 Kasus Positif di Kota Banjar

Terpisah, Jubir Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Banjar, H. Agus Nugraha, kembali menyampaikan penambahan kasus harian positif Covid-19 per tanggal 9 April 2021. Penambahannya ada sebanyak 18 orang.

Penambanan kasus positif tersebut paling banyak berasal dari klaster keluarga, dan paling banyak dari Kelurahan Banjar, yaitu 6 kasus.

Kemudian, Desa Balokang dengan penambahan 4 kasus, Kelurahan Pataruman 2 kasus. Selanjutnya, penambanan dari Desa Mulyasari, Sukamukti, Desa Raharja, Kelurahan Situbatu, Hegarsari, dan Kelurahan Mekarsari masing-masing satu kasus.

Agus Nugraha menyebutkan, penambanan kasus positif hari ini masih didominasi klaster keluarga. Sebagian berawal pasien suspek, dan pengembangan kontak erat.

“Jadi masih ada empat wilayah yang nol kasus, atau tidak memiliki kasus positif. Kami harap tetap waspada serta tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan untuk mengendalikan penyebaran virus Corona ini,” tandasnya. (Muhlisin/R3/HR-Online)

Editor : Eva Latifah

- Advertisment -

Berita Terbaru

spot_img