Agun Gunandjar Gaungkan Digitalisasi Ekonomi UMKM di Kota Banjar

Agun Gunandjar
Anggota DPR RI, Agun Gunanjar Sudarsa, saat acara di Situ Mustika Kota Banjar. Foto: Muhlisin/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Agun Gunandjar gaungkan digitalisasi pelaku UMKM di Kota Banjar, Jawa Barat. Anggota DPR RI itu mengajak kepada para pelaku usaha kecil menengah (UMKM) melakukan sistem digitalisasi, untuk mengembangkan sektor ekonomi dunia usaha kecil menengah.

Agun Gunanjar menyampaikan pentingnya digitalisasi ekonomi tersebut saat Sosialisasi Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS) kepada pelaku Usaha Mikro Menengah di Wana Wisata Situ Mustika, Kota Banjar, Jawa Barat, Jumat (23/04/2021).

Menurutnya, saat ini kondisi negara masih diselimuti oleh persoalan pandemi Covid-19. Namun, aspek ekonomi tetap menjadi bagian penting yang harus mendapat perhatian agar kegiatan perekonomian tetap berjalan.

Untuk mendukung upaya tersebut, berbagai persiapan seperti pemanfaatan teknologi dan digitalisasi dunia usaha, juga harus dilakukan. Sehingga, ketika pandemi ini selesai, para pelaku usaha tidak gagap menghadapi perkembangan yang ada.

“Bagi kami di Komisi XI DPR RI, aspek ekonomi menjadi bagian penting yang tidak bisa kita tinggalkan. Meski dalam kondisi pandemi pun, kita tetap melakukan kegiatan supaya sektor perekonomian bisa berjalan,” kata Agun Gunanjar kepada wartawan, usai acara.

Ia pun mengajak kepada para pelaku UMKM agar memanfaatkan momentum selama masa pandemi ini, untuk mempersiapkan perkembangan pergerakan ekonomi ke depan menggunakan sistem digitalisasi.

Sebab, upaya digitalisasi dalam dunia usaha merupakan sesuatu yang niscaya. Segala sesuatunya memerlukan percepatan dan terobosan yang tidak lagi terhambat oleh ruang dan tempat.

Baca Juga : Agun Gunandjar Dapat Penghargaan Inspiring Journey

Agun Gunandjar Sebut Digitalisasi Dunia Usaha Penting

Untuk itu, penggunaan QRIS barcode dalam transaksi bagi para pelaku usaha menjadi penting agar proses peningkatan ekonomi berjalan cepat.

“Oleh karena itulah, kegiatan ini bagian respon kami mendorong agar Kota Banjar melakukan percepatan digitalisasi. Bukan hanya sektor keuangan saja, tapi juga sektor pelaku usaha,” ujar Anggota DPR RI Fraksi Golkar tersebut.

Agun menilai, sebagai dampak pandemi berkepanjangan yang berlangsung ini, laju pertumbuhan ekonomi untuk Kota Banjar sejauh ini masih berkembang positif. Meski kisaran pertumbuhannya tidak sampai mencapai angka 1 persen.

Pertumbuhan ekonomi tersebut positif jika dibandingkan dengan beberapa daerah lain yang ada di Jawa Barat. Bahkan, ada yang sampai minus 3 persen, seperti Kabupaten Indramayu.

 “Melihat pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan di Jawa Barat, untuk Kota Banjar masih berkembang positif. Karena ada sejumlah daerah juga yang sampai minus 3 persen karena pandemi,” kata Agun.

Oleh karena itu, untuk meningkatkan laju ekonomi tersebut perlu mendorong sektor UMKM. Termasuk ekonomi kreatif dan sektor pariwisata agar lebih maju lagi. (Muhlisin/R3/HR-Online)

Editor : Eva Latifah