Aksi Tanam Pohon Pisang di Ciamis, Warga Kecewa Jalan Rusak Parah

aksi tanam pohon pisang
Ringgiana, salah satu warga saat menunjukkan kondisi jalan rusak dan ia bersama warga lain melakukan aksi tanam pohon pisang di jalur tersebut. Foto: Istimewa

Ciamis, (harapanrakyat.com),- Aksi tanam pohon pisang di jalan oleh warga di Dusun Jatibarang, Desa Sindangangin, Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis ramai di media sosial. Aksi tersebut merupakan bentuk kekecewaan lantaran jalan di sekitar mereka rusak parah.

Berdasarkan informasi, rusaknya jalan tersebut sudah berlangsung cukup lama, apalagi saat musim hujan datang. Ketika kemarau tiba, kondisinya ngebul debu.

Ringgiana, salah satu warga, mengaku sangat jengkel karena jalan yang sering ia lalui rusak parah, bahkan ia menyebut seperti kolam ikan.

“Ini bukan seperti jalan, tapi kolam. Karena saya jengkel, saya unggah foto dan video di FB. Saya bersama teman-teman melakukan aksi tanam pohon pisang dan lainnya karena kecewa,” kata Ringgiana kepada HR Online melalui sambungan telepon, Rabu (07/4/2021).

Ia menuturkan, jalur tersebut dulu pernah layak untuk kendaraan yang melintas. Namun seiring berjalannya waktu mengalami kerusakan, namun tak kunjung ada perbaikan dari pemerintah hingga saat ini.

Menurutnya, sekitar 1,5 kilometer jalur tersebut rusak parah. Sedangkan sebagian sudah ada yang dicor.

baca juga: Poster Sindir Jalan Rusak di Timbang Windu Ciamis, Ini Kata DPUPR

Rawan Kecelakaan

Tak hanya mengganggu warga yang melintas karena mengandalkan jalur itu, kata Ringgiana, pengendara yang lewat juga kerap mengalami kecelakaan karena tergelincir.

“Ini kan jalannya licin, jadi banyak yang kecelakaan, apalagi kalau malam hari tidak ada penerangan. Ini sudah lama. Harusnya pemerintah turun. Nanti kalau kemarau pasti ngebul sekali,” imbuhnya.

Ia pun berharap agar pemerintah melalui pihak terkait agar segera bertindak supaya masyarakat mendapatkan fasilitas publik yang layak.

Sebagai satu-satunya akses jalan masyarakat menuju wilayah Sidaharja maupun Cigobang Kecamatan Purwadadi, kegiatan perekonomian pun sangat terganggu.

“Aksi tanam pohon pisang di jalan ini, sekali lagi, karena kami jengkel. Kasihan ibu-ibu yang mau ke pasar terganggu, banyak yang celaka juga,” pungkasnya. (Muhafid/R6/HR-Online)