Kelola Limbah, Bank Sampah di Kota Banjar Ini Targetkan Capai Rp 25 Juta

Bank Sampah
Anggota Bank Sampah Karya Muda Mandiri usai melaporkan keuangan kepada anggota. Foto: Sandi/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Meski baru berjalan 6 bulan, bank sampah Karya Muda Mandiri Kelurahan Hegarsari, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar targetkan raih uang Rp 25 juta dalam waktu setahun.

Ketua Bank Sampah Karya Muda Mandiri, Hendi Suryadi, mengatakan, pihaknya optimis mampu mengelola limbah rumah tangga menjadi pundi-pundi rupiah.

Bahkan, rencananya ke depan mampu mengubah limbah tersebut menjadi mini gold sebagai tujuan investasi jangka panjang.

“Kami menargetkan tahun depan penghasilan dari pengelolaan sampah ini bisa tembus angka Rp 25 juta,” katanya dalam kegiatan penyerahan tabungan bagi anggota bank sampah, Jum’at (30/4/2021).

baca juga: Perahu Pengangkut Wisatawan di Pangandaran Wajib Sedia Tong Sampah

Ia menyebut, dalam pengelolaannya akan berjalan secara transparan, baik dalam penyampaian pendapatan maupun pengeluaran uangnya.

Termasuk selama 6 bulan berdiri ini pihaknya sudah berhasil mendapatkan sekitar Rp 8 juta.

Dari total anggota yang mencapai 82 orang, lanjutnya, namun yang masih aktif sekitar 50 orang. Meski begitu, pihaknya menargetkan semua warga di lingkungan RW 17 bisa masuk menjadi anggota.

Dapat Uang dari Setor Sampah

Dari pemanfaatan dan pengelolaan sampah di lingkungannya, Hendi menegaskan bila anggota yang rutin menyetorkan limbah bakal mendapatkan pengganti berupa uang sesuai dengan jumlah yang disetorkan.

Sehingga, semakin banyak sampah yang disetorkan berpotensi besar mendapatkan tabungan lebih banyak.

“Kami sangat apresiasi anggota yang rajin setor. Sejauh ini paling banyak tabungan yang mereka miliki sampai Rp 1,5 juta dan kedua Rp 500 ribu. Sebagai bentuk motivasi, kami juga berikan hadiah bagi yang paling banyak tabungannya,” ujarnya.

Atmah, salah seorang anggota, mengaku sangat setuju dengan adanya bank sampah tersebut, terlebih dengan konsep mengubah limbah menjadi rupiah. “Semoga ke depan bisa semakin banyak anggotanya dan berkembang. Tentu saja dampaknya sangat bagus, selain lingkungan jadi bersih, juga menabung dari hanya setor sampah,” katanya. (Sandi/R6/HR-Online)