Cara Belajar Ikhlas dan Sabar Dalam Kehidupan Berdasar Ajaran Islam

Cara Belajar Ikhlas dan Sabar Dalam Kehidupan Berdasar Ajaran Islam
Ilustrasi: Cara Belajar Ikhlas dan Sabar. Foto: Ist/net.

Cara belajar ikhlas dan sabar memang selalu harus diamalkan, bahkan sejak usia masih dini kita juga perlu mengajarkan mengenai cara tersebut. Sabar dan ikhlas itu merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan. Dari kedua-duanya tersebut memang sudah tidak bisa kita pisahkan apapun alasannya.

Perlu anda ketahui juga, jika kedua sifat tersebut tidak ada dalam setiap individu, maka hanya akan ada perpecahan pada setiap harinya. Bahkan juga bisa memungkinkan terjadinya perang saudara. Memanglah bukan suatu hal yang mudah, tetapi sebagai umat Islam kewajiban kita hanyalah melaksanakan saja, sebisa mungkin.

baca juga: Keteladanan Abu Bakar Mengajarkan Keikhlasan untuk Urusan Islam

Beberapa Cara Belajar Ikhlas dan Sabar yang Bisa Anda Amalkan

Supaya bisa terbiasa untuk sabar dan ikhlas dalam menerima suatu apapun, hendaknya kita perlu untuk mengamalkan beberapa cara atau tips seperti penjelasannya ini. Tentunya untuk bisa memahami perlu sebuah kekhusyuan tersendiri, apa saja dan bagaimana yaa kira-kira?

baca juga: Berserah Diri Kepada Allah Mengajarkan Diri Kita untuk Ikhlas dan Sabar

Niat yang Lillah Karena Allah Saja

Mengapa niat itu selalu menjadi nomor satu? Karena kita akan mendapatkan nilai sesuai dan tergantung dengan apa yang sudah kita niatkan. Alangkah lebih baik jika apapun yang akan kita lakukan selama hidup di muka bumi, niatkan karena Allah SWT.

Dengan mengamalkan cara belajar ikhlas dan sabar seperti ini, maka tanpa anda sadari hal ini akan muncul sendiri dalam diri.

baca juga: Keteladanan Rasul Ulul Azmi Mengajarkan Tentang Kesabaran dan Setia

Mengatur Emosi dan Pernafasan

Ternyata hal ini juga termasuk dalam cara belajar ikhlas dan sabar. Kenapa harus pernafasan dan emosi? Karena dengan kita mampu mengontrol dua hal tersebut maka kita akan menjadi orang yang sabar dan ikhlas ketika menerima suatu hal yang tidak kita kehendaki.

Ketika suatu hari ada orang yang membuat emosi anda terus memuncak, cobalah untuk mengingat cara yang satu ini. Karena dengan anda bisa mengingat dan mengamalkannya, maka anda sendiri akan dengan mudah mengontrol dan mengendalikan kesabaran. Mengatur pernafasan juga bisa membantu merilekskan otot yang tegang.

Rajin Membaca Al-Quran

Dear, kapan terakhir kali anda membuka dan membaca Al-Quran? Pertanyaan tersebut kerap kali kita dengar dan membuat kita insecure. Padahal Al-Quran itu obat. Jika sabar dan ikhlas belum bisa anda kantong atau pahami maka membaca Al-Quran menjadi salah satu cara belajar ikhlas dan sabar yang harus anda amalkan.

Oleh karena itu, luangkan waktu anda untuk membaca Al-Quran setidaknya satu hari itu satu halaman atau satu lembar. Akan lebih baik lagi jika anda juga membaca arti dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Selalu Berpikir Positif

Dengan anda mampu berfikir positif terhadap apa yang menimpa kehidupan, maka anda akan mampu melatih keikhlasan dan kesabaran. Ikhlas menerima semuanya dan selalu khusnudzion dengan semua ketetapan yang Allah berikan.

Budaya manusia itu bukan sabar dan ikhlas ketika tertimpa musibah, akan tetapi malah menyalahkan Allah. Padahal, takdir itu sudah ada sejak zaman Azali. Sekarang, mari kita mencoba untuk mengamalkan dua hal tersebut, semua yang datang dari Allah akan kembali kepada Allah pula.

Misalnya musibah yang anda hadapi sumbernya hanya dari Allah, pasti Allah juga yang akan memberikan jalan keluarnya. Seperti Firman Allah dalam Al-Quran Surat Al Insyirah ayat 5 sampai 6 yang artinya, setiap kesulitan itu pasti akan ada kemudahan.

Menjalankan Puasa Sunnah

Menjalankan puasa sunnah juga menjadi salah satu cara belajar ikhlas dan sabar yang mendatangkan pahala. Puasa juga mengajarkan kepada kita perihal menahan. Menahan dari segala hal yang membatalkan puasa dari terbit fajar sampai tenggelamnya senja.

Cara belajar Ikhlas dan sabar ini juga terdapat dalam sabda Baginda Nabi Muhammad:

Ada banyak sekali puasa sunnah yang bisa anda lakukan. Misalnya puasa Senin Kamis, Rafah, Yaumul bidh, Syawal dan yang lainnya.

Mengingat Allah dengan Berdzikir

Hanya dengan mengingat, hati akan menjadi tenang. Teruslah mengingat Allah apapun aktivitas anda. Allah lagi, Allah saja, Allah terus pokoknya.

Bahkan ada amalan yang bisa anda lakukan ketika waktu pagi juga petang yakni dzikir. Antara dzikir pagi dan petang dapat melindungi dari kejahatan dan marabahaya.

Nah, semoga penjelasan mengenai cara belajar ikhlas dan sabar tersebut bisa anda amalkan dalam kehidupan sehari-hari. (Muhafid/R6/HR-Online)