Cara Mengencangkan Rantai Motor yang Perlu Anda Ketahui

Cara Mengencangkan Rantai Motor
Ilustrasi Cara Mengencangkan Rantai Motor. Foto: Ist/Net

Cara mengencangkan rantai motor merupakan keterampilan yang harus dikuasai oleh pemilik sepeda motor. Rantai motor merupakan komponen yang sangat vital karena berfungsi sebagai penggerak supaya motor dapat berjalan dengan baik.

Namun jika komponen ini bekerja secara terus-menerus, maka lama-kelamaan akan kendur. Terlebih jika anda sering membawa beban yang sangat berat dan memakai motor dengan buka tutup gas.

Baca Juga : Fungsi Rantai Sepeda Motor, Memahami Bagian dan Jenisnya

Meskipun sudah disetel dengan baik, namun rantai motor bisa kendur seiring dengan putaran roda serta gaya berkendara. Sehingga mengencangkan dan menyetel rantai merupakan salah satu kegiatan perawatan rutin yang harus anda lakukan.

Banyak pemilik kendaraan menganggap bahwa aktivitas ini sangat sulit dikerjakan, namun jika anda sering melakukannya akan terbiasa.

Jangan terlalu kencang untuk mengaturnya karena akan berpengaruh terhadap kondisi gear dan rantainya. Rantai menjadi cepat aus lalu rantai menjadi molor.

Simak Cara Mengencangkan Rantai Motor yang Benar

Seperti biasa, ketika melakukan perawatan motor, anda memerlukan peralatan dan kunci-kunci untuk buka baut serta mengencangkannya. Untuk mengencangkan rantainya, maka anda membutuhkan kunci ring 19/kunci inggris, kunci ring 10, dan kunci ring 14.

Jika peralatan sudah siap, maka langkah selanjutnya adalah mulai proses pengencangan rantai motor anda. Pada dasarnya, teknik tersebut dapat diterapkan ke setiap jenis motor. Hal yang membedakan ialah ukuran peralatan yang terpakai.

Gunakan Standar Tengah

Sebelum melakukan pengencangan, terlebih dahulu anda memposisikan motor pada bidang datar. Sehingga roda belakang dapat terangkat untuk memudahkan anda lakukan pengencangan rantainya. Hal ini juga bermanfaat dalam pemasangan yang akan mempermudah anda mengembalikan ke posisi semula.

Kendorkan Baut AS Roda

Jika motor dalam posisi standar tengah, maka selanjutnya adalah mengendorkan baut as rodanya. Caranya yaitu tempatkan kunci ring 19 pada kepala baut sisi kiri dan ring 14 sisi kanan.

Putar kunci ring 14 pada bagian kanan searah jarum jam, apabila posisi kunci sudah pas untuk mengendorkan baut as roda. Perlu anda ingat tidak perlu melepaskan, tetapi hanya mengendorkan sehingga rantai dapat dimundurkan saat menyetel rantai.

Kendorkan Baut Bracket Rem Cakram

Cara mengencangkan rantai motor selanjutnya dengan kendurkan baut bracket dari kaliper rem belakang. Bagian ini biasanya terletak berada di swing arm suspensi belakang pada sisi kanan roda.

Baca Juga : Penyebab Rantai Motor Kendor Kenceng Berpengaruh pada Kinerja Mesin

Akan tetapi, langkah ini hanya berguna jika motor pakai rem cakram. Apabila kendaraan anda pakai tromol, lewati tahapan satu ini.

Kencangkan Rantai

Setelah tahapan di atas anda lakukan, maka selanjutnya lakukan pengencangan rantai motor. Caranya dengan memutar mur adjuster rantai yang berada pada belakang swing arm. Perlu anda tahu, pastikan anda ingat banyak putaran yang anda lakukan ketika memutar mur setiap sisinya.

Baca Juga : Cara Membersihkan Rantai Motor yang Benar dan Efisien

Putar mur sebanyak dua kali pada sisi kanan dan kiri agar posisi roda sejajar dengan body motor anda. Untuk mempermudah anda melakukan proses ini, simaklah cara mengencangkan rantai motor berikut:

  1. Melakukan putaran dalam mur adjuster rantainya pada sisi kiri serta kanan masing-masing selama tiga putaran.
  2. Coba untuk menekan rantai ke atas untuk melihat apa anda sudah mendapat setelan rantai yang anda inginkan.
  3. Jangan sampai mengencangkan rantai yang terlalu kuat karena meningkatkan risiko rantai putus.
  4. Pastikan anda mengecek kekencangan rantai agar rantai memiliki ruang gerak saat melakukan akselerasi.

Lakukan Penyesuaian Rem Belakang

Langkah selanjutnya, lakukan penyesuaian ulang rem belakang dengan cara memutar murnya adjuster rem belakang. Hal tersebut penting untuk anda lakukan karena pada saat mengencangkan rantainya, roda semakin ke belakang. Sehingga rem tromol tertarik ke dalam dan mengakibatkan roda terkunci.

Putar roda belakang saat anda melakukan penyesuaian rem belakang. Tujuannya untuk melihat apakah posisi rem telah pas dan coba injak pedal rem untuk melihat posisi pedal saat anda gunakan.

Kencangkan Lagi Semua Mur Baut

Jika semua langkah cara mengencangkan rantai motor sudah selesai, anda tinggal mengencangkan lagi semua mur baut yang tadi telah anda kendurkan.

Akan tetapi, jika motor anda motor bebek dan memakai rem tromol, maka harus menyetel ulang bagian tersebut. Penyebabnya adalah setelah menyetel rantai, posisi roda belakang akan semakin ke belakang. Sehingga rem tromol tertarik makin ke dalam. (R10/HR-Online)

Editor : Adi Karyanto