Di Tasikmalaya, Debt Collector Dihajar Massa, Ini Penjelasan Polisi

Di Tasikmalaya, Debt Collector Dihajar Massa, Ini Penjelasan Polisi
Massa yang geram tengah mengamankan beberapa debt collector Jalan Urug, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya Rabu (7/4/2021). Foto:Apip/HR

Berita Tasikmalaya, (harapanrakyat.com),- Video debt collector babak belur dihajar massa di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, viral di media sosial Rabu (7/4/2021).

Dalam video yang tersebar, nampak seorang pria yang memakai baju kuning jadi sasaran amuk warga.

Meski debt collector ini sudah meminta ampun, namun massa terus menghadiahinya bogem mentah.

Kejadian pemukulan terhadap debt collector ini terjadi di Jalan Urug, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya.

Pemicunya diduga lantaran debt collector tersebut mengambil paksa motor warga yang cicilannya mandek.

Warga yang geram lalu mendatangi 4 orang debt collector yang tengah duduk-duduk di pinggir jalan.

Tanpa basa-basi, warga yang geram langsung memukuli debt collector tersebut.

Bahkan tiga sepeda motor milik mereka dibuang ke sungai.

Baca Juga: Debt Collector di Tasikmalaya Dihajar Massa, Motornya Dibuang ke Sungai

Berdasarkan informasi yang HR Online himpun dari warga di lokasi kejadian, pria yang warga pukuli itu benar penagih utang atau debt collector dari perusahaan kantor pembiayaan di Kota Tasikmalaya.

Sebelum dihakimi, para penagih hutang tersebut sempat memberhentikan pengendara motor yang melintas jalan Urug.

Kapolsek Kawalu Tasikmalaya, Kompol Sunaryo membenarkan adanya kejadian pemukulan terhadap debt collector.

Ia menyebut, total ada sebanyak 4 orang yang diduga sebagai debt collector yang diburu warga.

“Sebanyak 2 orang tertangkap oleh warga dan menjadi bulan bulanan warga. Namun para pelaku selamat karena berhasil kita amankan,” ujar Kompol Sunaryo.

Sunaryo mengatakan, kasus main hakim sendiri terhadap debt collector di Tasikmalaya ini masih pihaknya dalami.

Namun dugaan sementara aksi massa ini dipicu upaya pengambilan paksa motor warga yang menunggak cicilan.

“Kasus ini kita limpahkan Ke Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota,” pungkasnya. (Apip/R8/HR Online)

Editor: Jujang