Gudang Rongsok di Pangandaran Terbakar, Kerugian Capai Rp 1 Miliar

Gudang Rongsok di Pangandaran Terbakar, Kerugian Capai Rp 1 Miliar
Petugas Damkar tengah memadamkan kobaran api yang membakar gudang rongsok di Dusun Ciokong RT 2 RW 1 Desa Sukaresik, Sidamulih, Kabupaten Pangandaran, Minggu (4/4/2021). Foto:Entang/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Sebuah gudang rongsok di Dusun Ciokong RT 2 RW 1 Desa Sukaresik, Sidamulih, Kabupaten Pangandaran, ludes terbakar Minggu (4/4/2021).

Pemicu kebakaran diduga berasal dari arus pendek listrik atau korsleting.

Ketua Tagana Kabupaten Pangandaran Nana Suryana membenarkan kejadian kebakaran gudang rongsok tersebut.

“Kejadiannya tadi siang sekitar pukul 12.00 WIB,” ujar Nana.

Saat kebakaran terjadi, tidak ada satu orang pun yang berada di gudang rongsok tersebut.

Sementara ini lanjut Nana, petugas menduga penyebab kebakaran tersebut berasal dari arus pendek listrik pada panel yang menempel di tembok.

“Arus pendek listrik itu menimbulkan percikan api lalu membakar barang-barang yang mudah terbakar,” jelasnya.

Api pun dengan cepat membakar semua barang yang mudah terbakar.

Selain menghanguskan semua barang rongsokan, sebuah rumah di belakang gudang rongsok juga ikut terbakar.

Petugas pemadam kebakaran mengerahkan 2 unit mobil Damkar dan langsung berusaha memadamkan kobaran api.

“Meski berhasil padam, namun tidak ada barang yang tersisa di gudang rongsok yang terbakar itu,”  kata Nana.

Nana menyebut, akibat kejadian kebakaran tersebut, pemilik mengalami kerugian sampai Rp 1 miliar.

Selain barang rongsokan, kebakaran juga menghanguskan 3 unit mesin pengepresan, 1 unit sepeda motor Honda Scoopy dan satu buah sepeda gunung.

Dengan adanya kejadian itu, pihaknya mengimbau masyarakat agar memperhatikan penggunaan kabel listrik.

“Agar tidak terjadi korsleting listrik, baiknya gunakan kabel dan peralatan listrik yang sudah SNI,” pungkasnya.

Sementara itu berdasarkan pantauan HR Online di lapangan, gudang rongsok yang terbakar itu bisa padam usai petugas damkar bersama aparat dan warga bergotong-royong memadamkan api. (Entang/R8/HR Online)

Editor: Jujang