Isi Kekosongan Perangkat, 9 Warga Desa Sukahurip Ciamis Ikuti Testing

Desa Sukahurip
Testing sembilan orang calon perangkat Desa Sukahurip, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Foto: Suherman/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),– Untuk mengisi kekosongan perangkat, Pemerintah Desa Sukahurip, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, melakukan tes seleksi calon perangkat desa, Rabu (07/04/2021).

Sembilan orang peserta mengisi lembar soal yang sudah disiapkan oleh panitia, mereka pun dipantau ketat oleh jajaran panitia bersama Muspika.

Ketua Panitia Pelaksanaan Seleksi Perangkat Desa, Abdul Muiz Ali mengatakan, pihaknya saat ini tengah melakukan testing perangkat desa setelah sebelumnya melakukan seleksi terhadap para pendaftar.

“Dari awal itu ada 13 orang yang mendaftarkan diri. Setelah kami melakukan pemeriksaan administrasi, 11 orang dinyatakan lolos dengan menempuh semua persyaratan. Dari 11 pendaftar, saat ini hanya ada 9 orang yang bisa mengikuti testing. Sedangkan untuk dua orang lagi tidak masuk karena sakit dan halangan pribadi,” katanya.

Abdul Muiz mengatakan, para peserta testing tersebut wajib mengisi materi yang telah disiapkan oleh jajaran panitia.

“Ada tiga aspek yang kami lakukan dalam seleksi calon perangkat desa ini, yaitu tes tulis, komputer serta wawancara. Mudah-mudahan siapa saja yang lolos, nantinya dia bisa menempatkan diri sebagai perangkat desa. Serta bisa mengemban tugas sesuai apa yang diharapkan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sukahurip Turiman mengatakan, Desa Sukahurip saat ini tidak memiliki perangkat di bagian Kasi Perencanaan. Untuk memilih Kasi Perencanaan, pihaknya pun membentuk panitia seleksi perangkat desa.

“Untuk menjaga netralitas, makanya kami sengaja melakukan seleksi seperti ini, setelah sebelumnya panitia juga melakukan penjaringan terhadap para pendaftar. Alhamdulillah, saat ini antusias masyarakat untuk bekerja di Desa itu sungguh sangat luar biasa. Bukan hanya lulusan SMA saja, Sarjana pun sekarang berebut untuk mendaftar,” terangnya. (Suherman/R7/HR-Online)

Editor: Ndu