Kejar Target, Vaksinasi Covid-19 di Pangandaran Siang Malam

Kejar Target, Vaksinasi Covid-19 di Pangandaran Siang Malam
Vaksinasi Covid-19 di Pangandaran tetap dlakukan meski bulan puasa. Foto:Madlani/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Dalam upaya mengejar target penyelesaian vaksinasi Covid-19, Pemkab Pangandaran, Jawa Barat, tetap melaksanakan penyuntikan vaksin bulan puasa ini.

Kepala Dinas Kesehatan Pangandaran drg. Yani Achmad Marzuki mengatakan, pihaknya tetap melaksanakan vaksinasi meski bulan puasa.

“Demi mengejar target vaksinasi, pada bulan puasa juga kita lakukan penyuntikan vaksin di malam hari  juga,” ujar drg Yani Achmad Marzuki Kamis (29/4/2021).

Baca Juga: Pemkab Pangandaran Minta Masyarakat Tak Percaya Calo PNS

Yani menyebut, cakupan vaksinasi untuk tenaga kesehatan yang sasarannya 1.755 orang dosis pertama mencapai 1.854 (105,64%) dosis kedua 1.753 orang (99,89%) melebihi dari target awal.

“Sementara sasaran untuk pelayan publik sebanyak 15.516 orang dosis pertama 15.038 (96,92%) sedangkan dosis kedua 8.292 (53,44%), di Kabupaten lain masih banyak di bawah kita,”ungkapnya.

Sementara sasaran untuk lansia lanjut Yani sebanyak 60.666 orang dengan pemberian dosis pertama sebanyak 2.213 (3,65%) dan dosis kedua 399 (0,66%).

“Sasaran rentan yaitu untuk lansia dan guru kita utamakan, agar vaksinasi ini dapat berfungsi merangsang pembentukan imun, dan pastinya juga selalu menerapkan protokol kesehatan,” jelas Yani Achmad Marzuki

Yani menambahkan, untuk ketersediaan vaksin  di Pemkab Pangandaran sampai Rabu (27/4/2021) kemarin mencapai 40.000 dosis.

“Terpakai pada dosis pertama 19.105 dan dosis kedua 10.444, jadi jumlah vaksin yang sisa belum kita gunakan sebanyak 10.451 dosis,” jelasnya.

Saat ini tambah Yani, yang menjadi kendala dalam mengejar target vaksinasi Covid-19 di Pangandaran adalah manajemen logistik yang belum maksimal.

“Perlu juga pelatihan SDM kesehatan, dan edukasi ke masyarakat tentang perlunya Vaksin Covid-19 karena masih percaya hoax,” pungkasnya. (Madlani/R8/HR Online)

Editor: Jujang