Kelistrikan Motor Mati, Ketahui Penyebab dan Solusinya

Kelistrikan Motor Mati
Ilustrasi Kelistrikan Motor Mati. Foto: Ist/Net

Kelistrikan motor mati akan menyebabkan berbagai kerusakan pada kendaraan bermotor. Dalam sebuah motor, sistem kelistrikan merupakan bagian terpenting guna menunjang kinerja motor. Sehingga kerusakan sedikit saja akan mengganggu fungsi kendaraan bermotor anda.

Kendaraan bermotor memerlukan banyak komponen untuk mendukung performa mesin motor. Tak jarang pula beberapa pengguna kendaraan bermotor yang menyepelekan komponen tersebut. Untuk merawat motor tetap bekerja dengan normal, kita perlu melakukan perawatan secara berkala.

Baca Juga : Ciri-Ciri Spul Motor Lemah, Pengguna Motor Wajib Tahu

Dengan melakukan perawatan secara berkala, maka komponen pendukung kendaraan bisa terkontrol dan digunakan. Hal ini tak lepas dari kebutuhan beberapa komponen dalam menjaga performa motor. Khususnya yang berkaitan dengan mekanisme kelistrikan.

Penyebab Kelistrikan Motor Mati

Apabila kendaraan bermotor tiba-tiba terhenti di tengah jalan, hal yang terlintas pertama kali tentu BBM yang habis. Namun jika bahan bakar ternyata masih mencukupi, ada beberapa faktor yang harus kita perhatikan.

Karena motor mogok bisa saja terjadi karena beberapa faktor. Disini kita akan membahas mengenai penyebab kelistrikan pada motor anda mati.

Kondisi Aki yang Tekor

Fungsi aki adalah sebagai penyimpanan tenaga listrik yang akan mempengaruhi kinerja motor. Namun seiring penggunaan sepeda motor, lama-lama listrik dalam aki akan berkurang.

Hal ini menyebabkan aki menjadi tekor dan tidak dapat berfungsi dengan baik. Aki tekor ini menjadi penyebab pertama yang membuat kelistrikan motor mati.

Baca Juga : Tenaga Motor Hilang Saat Mesin Panas, Cari Tahu Penyebabnya

Akibatnya lampu akan mati, klakson maupun starter tidak dapat hidup sehingga anda perlu mengganti aki untuk menormalkan fungsi motor.

Sekring Putus

Pada dasarnya, sekring ini digunakan untuk mengamankan rangkaian kelistrikan motor dari aliran arus yang besar. Sekring ini akan mengantisipasi aliran listrik berampere tinggi yang dapat membakar kabel-kabel kecil pada rangkaian kelistrikan motor.

Saat kelistrikan motor mati dan mesin juga tidak bisa hidup walaupun menggunakan kick start, kemungkinan karena sekring putus. Untuk anda ketahui, pada kendaraan bermotor tidak hanya ada satu sekring saja.

Apabila lampu mati tapi starter masih normal, kemungkinan hanya satu sekring yang terputus, yaitu kelistrikan body. Sebaliknya jika lampu masih menyala namun mesinnya mati, maka sekring kelistrikan mesin yang putus.

Terjadi Korsleting

Korsleting dapat terjadi ketika arus positif aki langsung menempel pada arus negatif baterai tanpa melewati beban kelistrikan. Akibatnya semua arus yang akan mengalir dengan kapasitas yang tinggi.

Baca Juga : Sekring Motor Putus, Ada Beberapa Penyebab dan Cara Mengatasinya

Apabila korsleting terjadi dalam rangkaian utama, akan menyebabkan sekring putus dan semua kelistrikan motor mati total. Namun saat korsleting terjadi pada jalur tanpa sekring, maka aki akan terkuras habis dan menjadi tekor.

Biasanya korsleting terjadi setelah motor terkena air, misalnya pada saat mencuci motor atau menerjang banjir. Jangan terburu-buru mengganti sekring, anda bisa mengecek sekring terlebih dahulu. Coba perhatikan apakah ada kabel terkelupas yang menempel pada body motor.

Spul Rusak

Kelistrikan motor mati juga bisa karena spul rusak. Spul merupakan komponen yang mengubah putaran mesin menjadi listrik. Aliran listrik sebagian besar berasal dari spul dan baterai hanya bersifat mengaliri pada saat spul belum menyala.

Apabila terjadi kerusakan pada spul, maka mesin tidak bisa berputar sehingga akan terjadi pembakaran. Saat spul rusak dan mesin masih bisa menyala itu karena aki masih memiliki listrik. Namun beberapa waktu kemudian motor akan mogok karena aki tekor, sehingga busi tidak bisa menyala.

Kerusakan pada Kiprok

Kiprok berfungsi untuk meregulasi tegangan yang keluar dari spul agar tidak melebihi 14 V. Apabila kiprok lemah, tegangan yang dikirim ke kelistrikan motor juga akan melemah, bahkan kurang dari 10 V.

Akibatnya kebutuhan listrik akan lebih besar dari pada pasokan listrik yang masuk. Masalah kerusakan pada kiprok ini hampir sama dengan spul. Namun untuk mengetahui secara jelas kita memerlukan alat multimeter.

Kabel Putus

Selain beberapa penyebab di atas, kelistrikan pada motor mati juga terjadi karena kabel putus. Apabila kiprok dan spul masih normal namun motor tidak bisa menyala dengan starter, biasanya karena kabelnya putus.

Untuk mengetahuinya cukup sulit, mengingat rangkaian kabel pada motor sangat rumit dan saling bersinggungan. Anda perlu membawa kendaraan ke bengkel untuk menangani masalah kelistrikan motor mati ini. (R10/HR-Online)

Editor : Adi Karyanto