Klaster Keluarga di Kota Banjar Meningkat, Isoman Dinilai Tak Efektif

klaster keluarga di Kota Banjar
Ilustrasi isolasi mandiri. Foto: Ist/Net

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Pasien positif Covid-19 dari klaster keluarga di Kota Banjar, Jawa Barat terus meningkat. Kasus Covid-19 baru yang ditemukan di Kota Banjar rata-rata berasal dari kontak erat dengan pasien positif Covid-19 yang satu rumah.

Pasien positif Covid-19 di Kota Banjar yang tidak menunjukkan gejala menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumahnya masing-masing. Namun lantaran masih satu rumah dengan anggota keluarga yang lain, akhirnya menimbulkan klaster keluarga. Sehingga isoman dinilai tidak efektif.

Hal itu terlihat dari data Satgas Covid-19 Kota Banjar, terdapat penambahan 16 orang warga positif Covid-19 di Kota Banjar, Selasa (6/4/2021).

Dari 16 orang tersebut, 5 orang di antaranya berstatus kontak erat dengan pasien positif Covid-19. Meskipun klaster keluarga meningkat, namun Pemkot Banjar belum kembali mengaktifkan isolasi terpusat. Kebanyakan warga yang positif Covid-19 masih menjalani isolasi mandiri di rumahnya masing-masing.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjar, Andi Bastiaan mengatakan, 16 orang warga Kota Banjar yang positif hari ini masih isolasi mandiri di rumahnya masing-masing.

“Untuk isolasi terpusat nanti kami kabari lagi,” katanya singkat. (SBH/R7/HR-Online)

Editor: Nd