Lubang Hitam The Unicorn, Terdekat dengan Bumi

Lubang Hitam The Unicorn, Terdekat dengan Bumi
Ilustrasi Lubang Hitam The Unicorn. Foto: Ist/Net

Lubang hitam The Unicorn merupakan benda kecil aneh yang persembunyiannya sekitar 1.500 tahun cahaya dari Bumi. Para astronom telah menemukan lubang ini terdekat dengan Bumi. 

Massa lubang sangat rendah, yaitu sekitar tiga kali lipatnya matahari. Kemudian pada kandidat lubang terletak di konstelasi Monoceros atau Unicorn.

The Unicorn mempunyai artian ganda pada nama panggilannya. Sebab massanya rendah, sekitar tiga kali lipat dari matahari. Sehingga membuatnya mirip dengan matahari. 

Baca Juga: Lubang Hitam Raksasa Hilang, Ilmuwan Berusaha Mencari Keberadaannya

Lubang Hitam The Unicorn Terdekat yang Diketahui ke Bumi

Tharindu Jayasinghe, seorang Ph.D. astronomi siswa di The Ohio State University merupakan pemimpin dari tim penemuan. Dia mengatakan jika dalam video terbaru yang telah dibuat, akan dapat menjelaskan mengenai penemuan tersebut. 

Lubang hitam tersebut memiliki pendamping, yaitu berupa bintang raksasa merah yang telah membengkak mendekati akhir kehidupan. Begitu pula dengan matahari yang akan membengkak sebagai raksasa merah dalam kurun waktu sekitar lima miliar tahun. 

Bintang raksasa merah yang telah teramati sebagai instrumen selama beberapa tahun. Termasuk diantaranya All Sky Automated Survey dan NASA’s Transiting Exoplanet Survey Satellite. 

Pemimpin tim dan rekan-rekan melakukan riset kumpulan data besar mengenai lubang hitam The Unicorn. Faktanya para astronom terlihat hal yang sangat menarik dan aneh pada The Unicorn.

Karena terdapat cahaya besar merah yang bergeser dalam intensitas secara berkala. Hal tersebut menunjukkan jika terdapat objek lain yang menarik bintang, sehingga merubah bentuknya. 

Para astronom juga menentukan jika objek yang menarik mungkin adalah lubang hitam. Kemudian hanya memiliki tiga massa dari matahari. Berdasarkan distorsi cahaya dan detail dari kecepatan bintang. 

Untuk perspektifnya, lubang hitam supermasif berada di jantung galaksi Bima Sakti mempunyai 4,3 juta massa matahari. 

Fenomena lubang hitam hampir mirip dengan gravitasi bulan yang mendistorsi lautan bumi. Sehingga menyebabkan laut membengkak ke arah dan menjauhi bulan. Kemudian akan menghasilkan air pasang yang tinggi. 

Sama halnya dengan lubang hitam The Unicorn yang merubah bintang jadi berbentuk mirip bola. Lalu mempunyai satu sumbu lebih panjang daripada yang lainnya. 

Rekan dari penulis studi Todd Thompson, ketua dari departemen astronomi negara bagian Ohio menyatakan penjelasan paling sederhana.

Kemudian hal tersebut merupakan penjelasan dari lubang hitam yang paling sederhana. Penjelasan bahwa The Unicorn menjadi kandidat dari lubang hitam, meskipun hanya sebuah kemungkinan.

Baca Juga: Lubang Hitam Rakus dan Terbesar Paling Masif Ditemukan

Dampak Lubang Hitam Terhadap Lingkungan

Melansir space.come, hingga saat ini lubang hitam super ringan masih sangat sedikit. Karena kenyataannya sangat sulit menemukannya. 

Lubang hitam The Unicorn dapat melahap segalanya. Termasuk diantaranya adalah cahaya. Sehingga para astronom secara tradisional dapat mendeteksi dengan cara mengamati dampaknya terhadap lingkungan. 

Baru-baru ini para astronom mendapatkan gambar langsung pertama dari The Unicorn. Teleskop Event Horizon telah membantu mengamati objek. 

Sehingga para astronom dapat menarik kesimpulan jika semakin kecil lubang hitam, maka  dampaknya semakin kecil pula. 

Beberapa tahun terakhir ini, upaya penemuan lubang hitam dengan massa sangat rendah telah meningkat secara signifikan. Thompson mengatakan jika objek misterius tersebut akan segera dipelajari bersama tim. 

Petunjuk Massa Lubang Hitam

Para astronom memetakan beberapa macam masa pada lubang hitam The Unicorn. Kemudian pemetaan pada berapa banyak massa rendah, menengah dan tinggi yang ada pada lubang hitam.

Karena akan memberikan petunjuk tentang bintang mana yang akan mengalami keruntuhan. Kemudian akan meledak dan berada di antaranya.

Jayasinghe bersama tim telah melaporkan tentang deteksi The Unicorn. Studi tersebut tertuang dalam makalah yang diterima dan akan terbit di jurnal Monthly Notices of the Royal Astronomical Society. Siapapun dapat membaca lubang hitam The Unicorn secara gratis di situs pracetak online arXiv.org.

Lubang Hitam Paling Aneh

The Unicorn merupakan objek yang unik dan aneh. Hal tersebut bisa terlihat dari ukurannya yang terhitung sangat mungil.

Akan tetapi objek luar angkasa ini dapat menarik segalanya, meskipun mempunyai ukuran kecil. Termasuk cahaya sekalipun yang melintas.

Lubang hitam The Unicorn menarik cahaya raksasa merah. Terbukti cahaya tersebut bergeser secara berkala dan bentuknya berubah. (R10/HR Online)

Editor: Jujang