Makanan Pantangan Diabetes dan Kolesterol, Temukan Alternatifnya

makanan pantangan diabetes dan kolesterol
Ini jenis makanan pantangan diabetes dan kolesterol. Foto: Ist/Net

Makanan pantangan diabetes dan kolesterol harus kita hindari agar kondisi tidak semakin parah. Dari yang manis, mengandung tinggi lemak, hingga jenis lainnya. Selain menjauhi pantangan yang ada anda juga perlu menemukan alternatifnya.

Tidak ada satu orangpun yang ingin menderita suatu penyakit, apalagi penyakit kronis seperti kolesterol dan gula. Penyakit kronis tersebut biasanya karena gaya hidup yang tidak sehat.

Jika seseorang sudah menderita penyakit ini, anda harus menghindari berbagai makanan pantangan supaya kondisinya tidak kambuh-kambuhan. Apalagi proses penyembuhan gangguan ini tidak mudah dan butuh waktu yang lama.

Diabetes atau penyakit gula adalah suatu gangguan kondisi yang menyebabkan kadar gula darah tinggi. Sedangkan kolesterol adalah kondisi saat kadar kolesterol dalam tubuh melebihi batas normal.

Pada orang yang menderita penyakit gula, umumnya mereka memiliki kebiasaan makan makanan yang tinggi gula. Selain gaya hidup, gangguan ini juga berkaitan dengan faktor genetis yang bisa saja turun dari orang tuanya.

Sedangkan untuk orang yang menderita kolesterol, biasanya mereka sering makan makanan yang berlemak atau gorengan. Padahal hampir kebanyakan makanan masyarakat kita pengolahannya dengan menggoreng.

Baca Juga : Jadwal Tidur Tak Teratur Tingkatkan Risiko Penyakit Diabetes dan Hipertensi

Memang tidak hanya karena masakan gorengan saja, bisa jadi minyak yang kita gunakan untuk menggoreng juga sudah tidak layak pakai. Hal inilah yang sering menyebabkan kadar kolesterol menjadi tinggi.

Ragam Makanan Pantangan Diabetes dan Kolesterol

Karena penyebab kedua penyakit tersebut akibat faktor makanan, logikanya setelah mengidap penyakit tersebut anda harus menghindari makanan-makanan yang bisa menaikkan kadar gula dan kolesterol. Oleh karena itu, anda sebaiknya mengetahui apa saja makanan pantangan kedua penyakit tersebut. Berikut ini ulasannya.

Minuman Tinggi Gula

Tahukah anda bahwa sebaiknya gula yang masuk ke dalam tubuh maksimal tiga sendok makan. Itu ukuran paling banyak yang sebaiknya tidak kita langgar agar tidak berdampak buruk untuk tubuh.

Bayangkan jika anda minum teh panas di pagi hari, lalu siang minum kopi dingin, dan malam minum teh lagi. Sudah berapa banyak gula yang masuk ke tubuh seharinya.

Baca Juga : Cukup Makan Satu Buah Apel Sehari Bisa Cegah Penyakit Diabetes

Itu hanya perhitungan dari minuman saja, belum makanan yang kita konsumsi. Segala macam kue, tepung-tepungan, cemilan manis, pasti hampir semuanya mengandung gula. Jika rajin konsumsi makanan tersebut tentu tidak mengherankan jika anda menderita penyakit gula.

Penderita gula sebaiknya menghindari minuman yang tinggi gula. Anda bisa mengganti gula untuk minuman teh dengan madu atau gula rendah kalori. Terapkan kebiasaan ini untuk mengatur kadar gula dalam darah sehingga masih dalam batas normal.

Lemak Trans

Jenis makanan pantangan diabetes dan kolesterol selanjutnya adalah makanan yang mengandung lemak trans. Jenis lemak ini bisa kita temukan pada margarin, selai, krimer, dan aneka gorengan. Lemak trans bisa meningkatkan kadar gula dan kolesterol dalam darah.

Jika sudah begini, maka kolesterol HDL yang merupakan kolesterol baik akan menurun kadarnya dan bisa mengganggu fungsi arteri. Pada penderita penyakit gula, hal ini bisa memicu mereka mudah terkena penyakit jantung.

Meski anda penderita kolesterol, anda sebaiknya juga menghindari lemak trans ini dengan tidak mengkonsumsi makanan-makanan yang mengandungnya. Jika sangat ingin gorengan, buatlah sendiri menggunakan minyak rendah kolesterol dan tepung gluten free.

Baca Juga : Manfaat Daun Kacapiring Sebagai Obat Herbal Beberapa Jenis Penyakit

Nasi, Roti Putih, dan Pasta

Ketiga jenis makanan pantangan diabetes dan kolesterol ini juga merupakan musuh besar penderita kolesterol dan diabetes.

Mengapa? Karena ketiga makanan tersebut mengandung kadar glukosa yang tinggi. Konsumsi rutin makanan tersebut meningkatkan kadar gula pada tubuh penderita.

Lantas apa yang harus kita lakukan mengingat orang indonesia sering memakan nasi? Anda tetap bisa memakan nasi namun menggantinya dengan nasi merah atau nasi coklat. Jika memiliki budget lebih anda bisa mengganti nasi dengan shirataki.

Untuk roti putih bisa anda ganti dengan roti gandum. Pastikan roti gandum tersebut rendah gula. Roti gandum juga baik untuk pencernaan karena mengandung serat tinggi.

Sedangkan untuk pasta tidak cukup sering menjadi konsumsi orang indonesia. Akan tetapi jika anda sangat ingin, anda bisa membeli pasta organik dan memasaknya sendiri.

Ternyata, ada banyak makanan pantangan diabetes dan kolesterol yang mesti kita hindari. Meski beberapa merupakan makanan yang sering kita konsumsi, anda bisa menggantinya dengan jenis makanan lain yang jauh lebih sehat tapi rasanya hampir sama. (R11/HR-Online)

Editor : Eva Latifah