Oknum Nakes di Pamarican Ciamis Pukuli Anggota Gibas

Oknum Nakes di Pamarican Ciamis Pukuli Anggota Gibas
Puluhan massa dari LSM Gibas berkumpul di SPBU Kertahayu, Pamarican, Ciamis, saat akan melakukan sweeping ke rumah dinas oknum nakes yang diduda melakukan pemukulan terhadap anggotanya, Sabtu (24/4/2021). Foto:Suherman/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Merasa tidak terima rekannya dikeroyok, massa LSM Gibas melakukan sweeping ke rumah dinas seorang oknum nakes (tenaga kesehatan) di Kertahayu Pamarican, Kabupaten Ciamis, Sabtu (24/4/2021).

Pantauan HR Online di lapangan, massa Gibas yang datang dari berbagai wilayah meminta agar pihak kepolisian segera menangkap pelaku pengeroyokan terhadap anggota Gibas Pamarican.

Beruntung aparat kepolisian dari sektor Pamarican berhasil melerai emosi massa yang datang dan berkumpul di SPBU Kertahayu.

Terlihat Kapolsek Pamarican Iptu Jajang Sahidin yang datang ke area SPBU Kertahayu menenangkan emosi massa yang sedang memanas.

Hingga akhirnya emosi massa berhasil polisi redam, meski mereka mengaku akan melanjutkan aksi ke Mapolres Ciamis.

Baca Juga: Pegawai Honorer Diberhentikan, PPLC Geruduk Satpol PP Ciamis

Dadan anggota Gibas korban pengeroyokan mengatakan, kejadian tersebut bermula saat ia ingin melakukan klarifikasi terkait pelayanan kesehatan yang dilakukan oleh oknum nakes.

Dadan menceritakan, awal kejadian bermula saat kakaknya menghubungi seorang nakes (mantri Puskesmas) dengan tujuan meminta bantuan memeriksa orang tuanya yang mengalami sakit di rumah.

Oknum nakes itu pun menyanggupinya dan bersedia datang pukul 7 pagi. Namun setelah pukul 9, mantri itu tidak kunjung datang.

Kakaknya pun lantas menghampiri nakes tersebut ke Puskesmas Kertahayu tempatnya bekerja.

“Hingga akhirnya sang mantri ikut untuk memeriksa orang tua saya, namun saat di rumah, mantri ini melontarkan kata-kata yang kurang enak terhadap orang tua saya,” ujar Dadan.

Lanjut Dadan, karena merasa ada perlakuan tidak menyenangkan itu, ia bermaksud untuk melakukan klarifikasi ke rumah sang mantri.

Namun bukannya mendapatkan jawaban yang mengenakan, Dadan malah mendapat perlakukan tidak baik.

Oknum nakes itu mendorong Dadan hingga terjatuh dan berlanjut pemukulan secara pengeroyokan.

“Saat itu saya datang baik-baik setelah kakak saya yang sudah duluan berada di rumahnya menelpon saya, baru saja tiba, si mantri malah nyolot dan mendorong saya hingga terjatuh dan tertimpa motor, bahkan yang saya heran ada enam orang yang tidak saya kenal tiba-tiba memukuli saya saat itu,” jelasnya.

Oknum Nakes Keroyok Anggota Gibas Ciamis Bersama 6 Temannya

Sementara itu, kakak korban pemukulan Wiwit, mengatakan, sebelum kejadian tersebut, ia lebih awal datang ke rumah oknum nakes yang berada di Desa Kertahayu tersebut.

“Saat itu di rumahnya hanya ada istrinya, lalu istrinya menelpon dia (mantri), jelang beberapa lama mantri pun datang dengan membawa beberapa orang,” katanya.

Ia pun sempat menanyakan siapa orang orang itu, dia (mantri) menjawab jika keenam orang tersebut adalah teman-teman habis “ngadu muncang”.

“Saya juga tidak menaruh curiga apa0apa awalnya, hingga akhirnya adik saya datang dan terjadilah keributan,” jelasnya.

Hingga berita ini turun, HR Online belum mendapatkan keterangan dari pihak kepolisian.

Namun dari sumber informasi yang terhimpun, oknum nakes atau mantri tersebut sudah petugas amakankan di Polres Ciamis.

Untuk memastikan kebenaran itu, masa Gibas pun langsung beranjak untuk mendatangi Polres Ciamis, sekaligus akan menuntut agar polisi bisa segera menangkap ke enam pelaku yang melakukan pengeroyokan. (Suherman/R8/HR Online)

Editor: Jujang