Pantangan Penyakit Batu Ginjal yang Harus Diwaspadai

pantangan penyakit batu ginjal
Waspadai pantangan penyakit batu ginjal. Foto: Ist/Net

Ada banyak pantangan penyakit batu ginjal yang harus diwaspadai. Hal ini penting untuk mencegah kondisi agar tidak semakin parah. Pantangan batu ginjal itu antara lain minuman yang mengandung soda, garam, dan sebagainya.

Batu ginjal adalah salah satu penyakit yang menyebabkan adanya penumpukan kristal atau batu mineral pada ginjal. Gangguan ini termasuk cukup sering terjadi dan bisa menimpa siapa saja.

Senyawa yang membentuk batu atau kristal pada ginjal bisa terjadi akibat beberapa hal. Seperti penumpukan kalsium oksalat, kalsium fosfat, hingga asam urat. Penyakit ini juga tampak dengan berkurangnya volume urine yang dihasilkan.

Karena berhubungan dengan organ inti dalam tubuh, penyakit ini dapat menjadi parah kapan saja jika tidak segera mendapat pengobatan. Penanganan terbaik dalam hal ini yakni berkonsultasi dengan dokter secara langsung untuk tindakan selanjutnya.

Selain mengandalkan tindakan medis, ada beberapa pantangan tertentu yang harus kita perhatikan, terutama orang yang mengidap penyakit ini.

Pantangan penyakit batu ginjal tersebut menjadi penting untuk kita kenali untuk mencegah kondisi yang lebih parah. Selain itu ini juga penting agar penderita dapat cepat pulih.

Baca Juga : Gejala Kencing Batu yang Sering Terjadi, Bahkan Sampai Keluar Darah

Mengenali Pantangan Penyakit Batu Ginjal

Penyakit batu ginjal merupakan salah satu penyakit yang cukup kronis dan bisa kita kenali dengan berbagai masalah pada urine.

Gejala yang bisa timbul oleh penyakit ini cukup banyak. Seperti terdapat darah pada urine, urine cukup berbau, terasa sakit ketika buang air kecil, badan terasa sakit-sakit, hingga demam dan meriang.

Selain mengharapkan tindakan medis lebih lanjut, ada baiknya jika Anda yang sedang menderita penyakit ini juga turut menghindari beberapa pantangan dari penyakit ini. Untuk itu berikut ini berbagai pantangan penyakit batu ginjal yang perlu untuk Anda jauhi dan waspadai.

Garam

Penumpukan kalsium dalam urine dapat terjadi akibat kadar garam yang cukup tinggi. Hal ini menyebabkan para penderita batu ginjal harus mengontrol konsumsi garamnya dengan baik.

Salah satunya bisa dengan menghindari penambahan garam saat mengolah makanan. Makanan cepat saji umumnya juga memiliki kandungan garam yang cenderung tinggi.

Baca Juga : Gejala Ginjal Bermasalah, Kenali Sejak Dini Sebelum Terlambat

Oleh sebab itu penting memperhatikan dengan seksama komposisi makanan yang Anda beli sebelum mengonsumsinya. Namun, ada baiknya jika Anda mengurangi atau berhenti mengonsumsi makanan cepat saji atau makanan kemasan lainnya.

Minuman Bersoda

Meskipun minuman bersoda termasuk minuman yang menyegarkan kala gerah atau dehidrasi, namun perlu kita ingat bahwa jenis minuman ini merupakan salah satu pantangan penyakit batu ginjal dan harus segera Anda hindari.

Minuman bersoda, termasuk jenis kola, kaya akan fosfat dan senyawa lain yang dapat memicu terjadinya pembentukan kristal atau batu pada ginjal.

Makanan Tinggi Oksalat

Oksalat adalah senyawa yang berikatan dengan beberapa jenis mineral pembentuk kristal dalam tubuh yang sering ada pada makanan-makanan tertentu. Pembentukan kristal pada ginjal tersebut lama kelamaan akan menjelma menjadi batu ginjal.

Oleh sebab itu penderita penyakit ini perlu mengurangi makanan yang kaya akan oksalat sebisa mungkin. Jika perlu menghindarinya sama sekali. Beberapa contoh makanan tersebut seperti cokelat, kacang-kacangan, teh, sayur bayam, dan ubi jalar.

Baca Juga : Manfaat Daun Alpukat, Bantu Jaga Kesehatan Jantung dan Ginjal

Gula Tambahan

Pantangan penyakit batu ginjal selanjutnya yaitu gula tambahan. Bahan ini umumnya bisa kita jumpai pada gula atau sirup pemanis yang sering menjadi campuran makanan dan minuman olahan.

Bentuk gula tambahan ini dapat berupa sukrosa atau fruktosa yang juga cukup berisiko meningkatkan pembentukan batu pada ginjal.

Selain sirup pemanis, jenis pemanis tambahan yang juga harus Anda hindari yaitu sirup jagung (corn syrup), fruktosa terkristalisasi (crystallized fructose), nektar agave, sirup beras merah, dan sirup tebu.

Protein Hewani

Selain dapat memicu peningkatan asam urat dalam tubuh, mengonsumsi protein hewani dalam jumlah besar dapat mengurangi senyawa sitrat dalam urine. Padahal zat ini penting dalam mencegah pembentukan batu ginjal.

Adapun makanan sumber protein tersebut antara lain daging merah, daging babi, ayam, dan unggas, serta ikan dan telur.

Karena harus mengurangi asupan protein hewani, penderita bisa menggantinya dengan protein nabati. Seperti quinoa, tahu, biji chia, ataupun yogurt agar kebutuhan nutrisi makro tubuh tetap terpenuhi.

Itulah berbagai pantangan penyakit batu ginjal yang sebaiknya Anda perhatikan. Dengan menjauhi dan menghindari berbagai pantangan tersebut berguna untuk proses penyembuhan penyakit. (R11/HR-Online)

Editor : Eva Latifah