Pasar Murah di Pangandaran Jelang Lebaran Belum Pasti Digelar

Pasar Murah
Aktivitas transaksi ekonomi di pasar tradisional Kabupaten Pangandaran. Foto: Enceng2/HR.

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Pasar murah di Pangandaran, Jawa Barat, menjelang Lebaran nanti, hingga kini belum ada kepastian bakal digelar oleh pemerintah daerah. Meskipun kenaikan harga bahan kebutuhan pokok menjelang Idul Fitri perlu diantisipasi.

Namun, Kepala DPKUMKM Kabupaten Pangandaran, Tedi Garnida memastikan bahwa, untuk persediaan bahan kebutuhan pokok (sembako) masyarakat selama Ramadhan ini masih relatif tercukupi.

“Hasil monitoring yang kami lakukan, untuk persediaan barang kebutuhan bagi masyarakat Kabupaten Pangandaran selama bulan Ramadhan relatif tercukupi,” kata Tedi, Senin (26/04/2021).

Bahkan, lanjutnya, berdasarkan hasil monitoring di sejumlah pasar tradisional wilayah Kabupaten Pangandaran, terdapat penurunan harga pada beberapa kebutuhan pokok. Seperti halnya harga cabai rawit, daging ayam BR, dan cabai keriting.

Harga cabai rawit di Pasar Kalipucang yang semula mencapai Rp 70 ribu per kilogramnya, kini turun menjadi Rp 48 ribu. Dengan begitu, penurunan harga untuk cabai rawit saat Ramadhan ini sekitar Rp 22 ribu per kilogram.

Baca Juga : Petugas Gabungan Sidak Rokok dan Tembakau di Pasar Pangandaran

Selain cabai rawit, harga daging ayam BR juga mengalami penurunan yang sebelumnya Rp 40 ribu per kilogramnya. Sekarang turun menjadi Rp 38 ribu, atau turun sebesar Rp 2.000 per kilogram.

“Kemudian, harga cabai keriting turun menjadi 50 ribu rupiah per kilogram dari harga sebelumnya mencapai 60 ribu rupiah,” terang Tedi.

Harga Sembako di Pasar Pananjung Pangandaran

Harga kebutuhan pokok di pasar tradisional Pananjung, Kabupaten Pangandaran juga mengalami penurunan. Untuk cabai rawit yang semula harganya mencapai Rp 80 ribu per kilogram, selama Ramadhan ini turun jadi Rp 60 ribu.

“Begitu pula di Pasar Parigi, harga cabai rawit dari sebelumnya mencapai 70 ribu rupiah, sekarang sudah turun menjadi 50 ribu per kilogramnya,” kata Tedi.

Meski begitu, imbuhnya, perlu adanya antisipasi kenaikan harga bahan kebutuhan pokok masyarakat menjelang Idul Fitri nanti. Namun, sampai saat ini pemerintah daerah belum ada rencana untuk menggelar pasar murah di Pangandaran. (Cenk2/R3/HR-Online)

Editor : Eva Latifah