Penyebab Mobil Matic Tidak Kuat Menanjak dan Cara Mengatasinya

Penyebab Mobil Matic Tidak Kuat Menanjak dan Cara Mengatasinya
Ilustrasi Penyebab Mobil Matic Tidak Kuat Menanjak. Foto: Ist/Net

Penyebab mobil matic tidak kuat menanjak wajib anda ketahui, terutama bagi para penggunanya. Ada beberapa faktor penyebab mobil matic tak bertenaga saat di tanjakan atau perbukitan. Untuk menghindari hal itu terjadi, baiknya anda selalu mengecek keadaan mesin secara menyeluruh.

Mengendarai mobil dengan transmisi otomatis atau matic memang sangat mudah bila anda bandingkan dengan mobil manual. Sayangnya, mobil matic ini memiliki kekurangan ketika harus menghadapi tanjakan. Bisa membuat khawatir pengguna dan penumpang tentunya.

Deretan Penyebab Mobil Matic Tidak Kuat Menanjak

Banyak yang menganggap mengemudikan mobil matic itu sangat mudah. Selain santai, juga tidak cepat lelah. Tapi keadaan itu hanya berlaku ketika berada di jalan dengan minim tanjakan.

Baca Juga : Mobil Matic Murah dengan Performa Mesin Terbaik dan Irit Bahan Bakar

Sebagai pengendara mobil matic, anda harus tahu kemampuan mobil yang anda kendarai. Jangan sampai anda panik dan cemas ketika harus menghadapi sebuah masalah dengan mobil anda. Mobil matic yang tidak bertenaga saat menanjak dapat terjadi karena hal-hal berikut ini:

Ukuran Ban yang Tidak Sesuai

Kondisi ban yang tidak sesuai sangat mempengaruhi performa mesin anda. Ban mobil dengan diameter besar akan membuat mobil terlihat gagah dan dapat meningkatkan kecepatan maksimum.

Namun keadaan itu tidak berlaku ketika mobil anda berada di tanjakan. Kondisi ban yang berdiameter besar justru akan membuatnya tidak bertenaga.

Baca Juga : Memanaskan Mobil Matic, Ini Dia Tips-Tips dan Manfaatnya

Oleh karena itu, penting rasanya bagi kalian selaku pemilik mobil matic untuk selalu menggunakan ukuran ban yang pas. Meski ukuran diameter ban kecil, tapi mumpuni untuk melewati segala medan jalan.

Kapasitas Mobil Penuh

Penyebab mobil matic tidak kuat menanjak biasanya karena banyaknya penumpang yang berada dalam mobil. Semakin banyak beban yang dibawa mobil, semakin lemah performa mesin.

Perbandingan performa mesin dengan berat mobil harus berbanding 1:10. Jika torsi mobil sekitar 100 Nm, berat mobil ketika diisi penumpang tidak melebihi 1.000 kg.

Perhatikan Spesifikasi Mesin

Penyebab mobil matic tidak kuat menanjak juga bisa terjadi karena spesifikasi mobil yang kurang mumpuni. Agar mobil bertenaga dalam segala medan jalan, anda harus mempunyai mobil dengan torsi yang sesuai beban dan ukuran mobil.

Dampak Sistem Penggerak

Sebelum anda mengendarai mobil, harus paham karakter sistem penggerak mobil anda. Misalnya saja, penggerak roda depan terasa tak lebih baik jika anda bandingkan dengan penggerak roda belakangnya. Ada sejumlah spesifikasi penggerak mobil yang baik saat berada di medan yang menanjak, terjal, dan licin.

Pada mobil matic, beberapa jenis sistem penggeraknya seperti CVT, Dual Clutch Transmission (DCT), dan AT/step. Pembagian ini perlu anda lakukan karena setiap sistem penggerak memiliki fungsi yang berbeda pada setiap mobil.

Kerusakan Mesin

Mesin dengan kondisi tidak prima akan sangat mempengaruhi tenaga mobil, terutama ketika berada pada tanjakan. Karena pada umumnya banyak pengguna mobil yang lalai dalam merawat mesin mobil mereka.

Baca Juga : Cara Merawat Transmisi Mobil Matic Agar Awet, Tidak Sulit!

Untuk meminimalisir penyebab mobil matic tidak kuat menanjak, anda bisa cek knalpot mobil apakah mengeluarkan asap atau tidak. Jika iya, kemungkinan terjadi kebocoran di ruang bakar, baik itu silinder bermasalah atau silinder baret. Kerusakan itu mengakibatkan mobil jadi tidak bertenaga.

Trik Menggunakan Mobil Matic Saat Tanjakan

Untuk mobil dengan transmisi manual, saat berada pada tanjakan dapat anda akali dengan menurunkan gigi. Ini bertujuan agar mendapat torsi atau tenaga yang lebih besar sehingga terasa ringan ketika melewati tanjakan.

Berbeda dengan mobil matic, tenaga cenderung lebih lemah saat berada pada tanjakan, meskipun sudah menginjak pedal gas. Keadaan ini akan semakin parah ketika medan tanjakan sangat terjal. Karena itu, ada beberapa catatan yang harus dipahami oleh pengendara mobil matic.

Pada mobil matic, ada tiga transmisi saat mobil menyala, yakni:

  • Pertama, transmisi D untuk berjalan pada tempat datar
  • Kedua, transmisi D2 atau 2 untuk berjalan pada tanjakan
  • Ketiga, transmisi 1 atau L untuk maju di tanjakan curam (sama dengan gigi 1 pada mobil manual)

Pada jalur ini, pastikan gigi berada pada posisi 2 atau L, sehingga mobil akan mengeluarkan tenaga yang cukup. Jika gigi selain dari dua ini, mobil tidak dapat mengeluarkan tenaga.

Ketika sudah melewati jalan menanjak dan terjal, langsung pindahkan gigi pada posisi D. Tujuannya agar tidak terjadi kerusakan pada mobil bertransmisi matic. Sehingga penyebab mobil matic tidak kuat menanjak dapat teratasi dengan baik. (R10/HR-Online)

Editor : Adi Karyanto