Perahu Pengangkut Wisatawan di Pangandaran Wajib Sedia Tong Sampah

Perahu pengangkut wisatawan
Perahu siar yang biasa mengangkut wisatawan di Pantai Pangandaran berpotensi membuang sampah ke laut. Oleh sebab itu perlu disediakan tong sampah dalam setiap perahu. Foto: Enceng2/HR.

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Perahu pengangkut wisatawan di Pangandaran, Jawa Barat, wajib menyediakan tempat sampah dalam perahu. Ketentuan tersebut sudah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Pangandaran.

Hal itu ditegaskan Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, Asep Noordin, terkait larangan membuang sampah ke laut. Namun menurutnya, pelaksanaan Perda tersebut belum maksimal.

Pasalnya, keberadaan perahu siar pengangkut wisatawan di Pangandaran turut menjadi penyumbang sampah yang banyak ditemukan di laut.

Padahal sudah jelas, Perda larangan tersebut sebagai upaya menjaga kelestarian laut dari masalah pencemaran sampah. Terutama sampah-sampah berupa plastik yang sering terlihat di laut Pangandaran.

“Tentunya harus ada kesadaran bersama, baik masyarakatnya maupun kesadaran dari nelayan dan pengunjung untuk tidak membuang sampah sembarangan sekitar laut,” kata Asep, Jumat (24/04/2021).

Lebih lanjut Asep mengatakan, laut memberi penghasilan dan memiliki potensi besar sebagai aset kehidupan. Oleh karena itu, kebersihan laut harus menjadi tanggungjawab bersama.

Baca Juga : Sampah Masker dan Sarung Tangan Ancaman Laut Pangandaran

Perahu Nelayan dan Wisatawan Pangandaran Penyumbang Sampah di Laut

Ia menyebutkan, masalah yang terjadi saat ini adalah banyaknya sampah plastik. Sehingga membuat rusak keindahan alam laut Pangandaran. Termasuk mengancam keberlangsungan ekosistem laut.

Sebagai daerah pesisir, masyarakat Kabupaten Pangandaran banyak yang hidupnya bergantung dari laut. Jika ketergantungan hidup dari laut, maka lautnya pun harus benar-benar terjaga kebersihannya. Jangan sampai buang sampah sembarangan.

Asep juga mengimbau agar nelayan dan masyarakat pesisir pantai harus menyediakan tempat sampah pada perahunya. Pihaknya menduga kebiasaan buruk para nelayan yang suka membuang sampah ke laut pada saat mereka menebar jaring. Saat ini hal tersebut bisa saja terjadi.

“Oleh sebab itu, nelayan harus diingatkan. Memang kalau yang membuang sampahnya hanya satu perahu akan sedikit. Tapi, jika nelayannya banyak dan setiap hari terjadi, sudah pasti sampah akan semakin menumpuk mengotori laut.

Termasuk perahu pengangkut wisatawan di Pangandaran yang turut menyumbang sampah ke laut. Oleh sebab itu, pemilik perahu siar pun harus menyediakan tempat sampah dalam perahunya. (Cenk2/R3/HR-Online)

Editor : Eva Latifah