Sabtu, Juli 2, 2022
BerandaBerita CiamisBerita BanjarsariWarga Harap Pohon Beringin di Alun-alun Banjarsari Ciamis Dirobohkan

Warga Harap Pohon Beringin di Alun-alun Banjarsari Ciamis Dirobohkan

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Pasca terjadinya kebakaran sebuah pohon beringin besar di Alun-alun Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, banyak warga yang berharap agar pohon tersebut segera dirobohkan. Hal itu mengingat kondisi pohon tersebut kini jadi membahayakan.

Tokoh pemuda Desa Banjarsari, Jenal atau akrab disapa king Komar mengatakan, saat ini kondisi beringin pasca kebakaran menjadi kerontang.

Selain itu, juga masih mengeluarkan percikan api, sehingga dapat membahayakan bagi lingkungan.

“Kemarin saja dari pohon yang terbakar itu masih mengeluarkan percikan api. Sehingga warga jadi was-was adanya kembali kobaran api. Maka dari itu, saya berharap pemdes Banjarsari segera merobohkan pohon beringin tersebut,” katanya Kamis (22/4/2021).

Berita Terkait : Panik! Beringin di Alun-alun Banjarsari Ciamis Tiba-tiba Terbakar

Sementara itu, Sekretaris Desa Banjarsari, Uton menambahkan, untuk merobohkan pohon beringin tersebut perlu pemikiran bersama sama.

Karena, masalahnya bukan hanya untuk proses penebangannya, akan tetapi ada hal lain juga yang perlu dimusyawarahkan.

Menurutnya, yang jadi pemikiran saat ini adalah pohon beringin tersebut ada kisah mistiknya. “Katanya sih ada penunggunya,” ujarnya.

Sehingga, saat mau merobohkan pohon tersebut, pihaknya juga harus melibatkan spiritual.

“Wallahu, apakah itu hanya cerita mistik atau apa saya juga kurang mengerti. Hanya menurut ceritanya begitu,” terangnya.

Sebelumnya, beringin tersebut terbakar pada Rabu siang (21/4/2021). Sontak saja, kejadian itu membuat panik para pedagang yang mangkal di Alun-alun Kecamatan Banjarsari.

Beruntung, petugas pemadam kebakaran Banjarsari segera datang dan memadamkan api. Menurut Sekretaris Desa Banjarsari, Uton, kebakaran pohon beringin tersebut bersumber dari tumpukan sampah yang warga sekitar bakar. (Suherman/R5/HR-Online)

Editor : Adi Karyanto

- Advertisment -