Purnawirawan TNI AD di Tasikmalaya Sukses Bertani Anggur

Purnawirawan TNI AD di Tasikmalaya Sukses Bertani Anggur
Purnawirawan TNI AD di Kota Tasikmalaya, Ade Sudirman sukses bertani anggur dii masa Pandemi Covid-19. Foto:Apip/HR

Berita Tasikmalaya, (harapanrakyat.com),- Seorang purnawirawan TNI AD di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, berhasil menjadi petani anggur sukses di masa Pandemi Covid-19.

Ade Sudirman mantan anggota TNI Kodim 0612 Tarumanagara Tasikmalaya berpangkat Pelda ini berhasil mengadopsi silang anggur import dan anggur lokal yang memiliki kualitas sama dengan aslinya.

Berawal dari rasa ketertarikan dan rasa penasaran terhadap buah anggur yang memang masih dianggap buah mahal, ia mencoba menanam anggur di kebun miliknya dekat pasar Cikurubuk Tasikmalaya.

Baca Juga: Petani Buah Naga di Tasikmalaya Panen 4 Kali Setahun, Ini Rahasianya!

Ade Sudirman mengaku ia menanam buah anggur di lahan miliknya kurang lebih 100 meter persegi.

Ada 4 jenis anggur impor asal Eropa yang Ade tanam, masing masing jenis jupiter, ninel, transpiguratio dan academic.

“Alhamdulillah jenis anggur tersebut berhasil saya kembangkan dan sekarang memasuki masa panen,” ungkap Ade Sudirman di Tasikmalaya Senin (26/4/2021).

Pada masa pandemi ini mengembangkan anggur import dan anggur lokal, menjadi salah satu cara untuk mengantisipasi rawan ketahanan pangan.

“Karena hasil pengembangan yang saya lakukan jadi edukasi juga bagi warga yang berminat bercocok tanam buah anggur,” ucap Ade.

Begitupun dalam pemeliharaan pohon anggur ini, Ade menggunakan pupuk kandang.

Pupuk kandang tersebut berasal dari kotoran ternak domba yang berada di sekitar lahan perkebunan buah anggur.

Pihaknya mengaku tak hanya mengandalkan buah anggurnya saja, namun juga terus meningkatkan pembibitan yang berkualitas baik secara sambung ataupun tempel.

“Sehingga jika nanti sudah tersedia lahan, siap untuk ditanam dan penjualan bibit juga,” ujarnya.

Pada bulan ramadan ini, banyak warga Tasikmalaya yang sengaja datang ke kebun anggur milik Ade Sudirman sekedar ngabuburit. (Apip/R8/HR Online)

Editor: Jujang