Si Jago Merah Mengamuk di Kota Banjar, 1 Rumah Hangus Terbakar

Si Jago Merah Mengamuk di Kota Banjar
Bagian rumah milik Angga yang hangus dilalap si jago merah. Foto: Muhlisin/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Si jago merah kembali mengamuk dan melahap 1 unit rumah di Kota Banjar, Jawa Barat, Sabtu (3/4/21) sekitar pukul 18:45 WIB.

Rumah yang hangus terbakar tersebut milik Angga, warga Perum Griya Banjar Raharja, Lingkungan Haurmukti, RT 40/2, Kelurahan Purwaharja.

Dugaan sementara yang mengakibatkan rumah Angga dilahap si jago merah tersebut, adalah karena lupa mematikan lilin saat mati aliran listrik.

“Waktu itu sesaat sebelum kejadian, kondisi di lingkungan Kelurahan Purwaharja tengah dalam keadaan mati lampu,” ucap Kepala UPTD Pemadam Kebakaran BPBD Kota Banjar, Aam Amijaya, Sabtu (3/4/2021).

Akibat mati lampu tersebut, kemudian istri pemilik rumah menyalakan lilin sebagai penerang ruangan.

Akan tetapi, karena saat itu suaminya juga belum pulang bekerja, dan ia kemungkinan merasa takut sendirian di rumah, maka pergi ke rumah saudaranya.

Namun saat pergi ke saudaranya di wilayah Kelurahan Hegarsari, kondisi lilin masih menyala hingga kemudian terjadi kebakaran.

“Kemungkinan api berada dari lilin yang menyala itu. Namun untuk memastikan masih dalam penyelidikan,” kata Aam.

Setelah itu, lanjut Aam, ada warga yang melapor kejadian tersebut ke markas BPBD. Dan tim langsung menuju ke lokasi, dengan menerjunkan dua unit mobil pemadam untuk membantu warga memadamkan amukan si jago merah.

Setelah hampir 1 jam warga memadamkan kobaran api, akhirnya berhasil padam oleh tim petugas, dengan bantuan warga masyarakat dan sejumlah relawan.

“Saat sampai ke lokasi kondisi api sudah mulai padam. Kami kemudian melanjutkan dengan pendinginan untuk memastikan situasi betul-betul aman,” ujar Aam.

Akibat amukan si jago merah, bagian plafon atap rumah dan satu set sofa. Selain itu, instalasi listrik rumah korban pun ikut hangus terbakar.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, hanya kerugian material saja. Kerugian kami perkirakan sekitar Rp 5 jutaan,” katanya. (Muhlisin/R5/HR-Online)

Editor : Adi Karyanto