Sifat Mustahil Rasul Penting Anda Ketahui Lengkap dengan Penjelasannya

Sifat Mustahil Rasul Penting Anda Ketahui Lengkap dengan Penjelasannya
Ilustrasi Sifat Mustahil Rasul. Foto: Ist/Net

Sifat mustahil Rasul merupakan sifat yang tidak  ada dalam diri Rasul. Apabila sifat wajib Nabi dan Rasul dapat menjadi teladan baik umat muslim, adapun sifat mustahil ini tidak mungkin. Mustahil ini juga merupakan sifat yang berlawanan dengan sifat wajib.

Terdiri dari 4 sifat yakni Al-Kidzib, Kitman, Baladah, dan Khianat. 4 ini termasuk sifat yang berlawanan yakni Shiddiq, Amanah, Tabligh, dan Fatonah. Meskipun 4 sifat mustahil ini tidak akan ada pada diri Rasul, akan tetapi semua itu ada karena kehendak Allah SWT.

Pasti bukan tanpa tujuan yang jelas, akan tetapi untuk memberikan dan menjadi suri tauladan bagi umat manusia. Iman kepada Nabi dan Rasul sendiri merupakan rukun iman yang keempat. Meskipun kita belum pernah berjumpa, sudah menjadi kewajiban kita untuk mempercayainya sebagai seorang muslim.

Untuk saat ini Nabi dan Rasul yang wajib kita imani ada 25 Nabi. Namun, kelak di surga nanti kita akan menemukan lebih dari itu. Bahkan jumlahnya juga tak terhingga. Semua kisahnya juga memiliki hikmah yang dapat dijadikan tuntunan dan motivasi untuk pelajaran hidup.

4 Sifat Mustahil Rasul yang Perlu Anda Ketahui

Dengan anda mengetahui sifat mustahil ini, pengetahuan tentu akan bertambah. Bukan hanya itu saja, akan tetapi pengetahuan ini juga bisa anda sampaikan kepada anak-anak anda. Hal ini dapat mengenalkan terhadap pengetahuan Islam.

Al-Kidzib yang Artinya Dusta

Al-Kidzib merupakan salah satu sifat mustahil Rasul yang mempunyai arti bohong atau dusta. Lawan kata dari sifat Al-Kidzib ini adalah As-Shiddiq yang berarti benar. Mengenai sifat wajib Al-Kidzib ini ada, karena memang tidak mungkin seorang Rasul akan mengatakan suatu hal yang dusta.

Hal ini telah dijelaskan, dalam Al-Quran surat An-Najm ayat 2-4:

Al-Khianat Artinya Berkhianat

Arti sifat mustahil Rasul yang selanjutnya berkhianat atau Al-Khianat. Sudah terdapat banyak kisah teladan dari Nabi, namun tidak ada sedikit kisah yang menunjukan para Nabi dan Rasul itu melakukan suatu pengkhianatan kepada umatnya.

Sebagaimana telah dijelaskan dalam surat Al-An’am ayat 106:

Al-Kitman yang Berarti Menyembunyikan

Sifat mustahil Rasul selanjutnya adalah Al-Kitman yang memiliki arti menyembunyikan. Tentunya hal ini tidak akan menjadi suatu hal yang terjadi pada Nabi. Bagaimana bisa? Karena setiap hal yang Allah amanahkan, maka para Nabi dan Rasul akan menyampaikan kepada para umatnya.

Meskipun pada akhirnya nanti banyak yang belum bisa menerima ajaran yang para Nabi dan Rasul bawa. Sekalipun, para utusan Allah tersebut harus menerima cacian dan makian, akan tetapi mereka tidak mengada-ada. Semua yang disampaikan sesuai dengan yang sudah Allah berikan.

Al-Baladah yang Memiliki Arti Bodoh

Al-Baladah ini merupakan sifat mustahil Rasul yang mempunyai lawan kata Fatonah. Karena Fatonah inilah, maka Rasul itu tidak akan mungkin bodoh. Seperti penjelasan dalam surat Al-A’raf ayat 199:

Sifat Mustahil Rasul

Mengenai sifat mustahil Rasul ini, bisa kita ambil dari suri teladan kita Nabi Muhammad. Meskipun pada awalnya ia tidak bisa membacanya, akan tetapi karena semangat, pandai dalam berdakwah, maka Allah memilihnya untuk Muhammad menyampaikan wahyu kepada umatnya.

Nah, beberapa penjelasan mengenai sifat mustahil Rasul tersebut bisa anda ajarkan untuk anak-anak anda. Hal yang demikian ini juga bisa termasuk dalam langkah awal untuk mengenalkan Islam. (Muhafid/R6/HR-Online)