Sinopsis Film Mara 2018, Genre Horor Thiller Mitologi Ketindihan Setan

Sinopsis Film Mara 2018 Horor Thiller Mengenai Mitologi Ketindihan Setan
Sinopsis Film Mara. Foto: Ist/Net.

Sinopsis film Mara tayang pertama kali pada tahun 2018. Film ini mengisahkan tentang psikolog kriminal yang menyelidiki kasus pembunuhan.

Mengangkat genre thriller dan horor, tentu mampu membuat penonton tegang. Garapan sutradara Clive Tonge, dengan penulis naskah Jonathan Frank.

Film tayang pada 7 September 2018 dengan sukses. Kisah mengenai penyelidikan pembunuhan yang ternyata melibatkan sosok tak kasat mata.

Baca Juga: Sinopsis Chaos Walking 2021, Bergenre Fiksi Ilmiah-Petualangan

Dalam adegan film horor ini, menggunakan sinematik yang mendukung suasana. Mengangkat kisah rakyat yang beredar mengenai kelumpuhan tidur akibat kematian.

Review Sinopsis Film Mara 2018

Tokoh utama dalam film ini merupakan psikolog kriminal bernama Kate Fuller. Adegan pertama dalam film menggambarkan seorang perempuan bernama Helena berteriak membunuh suaminya.

Hal ini membuat bangun Sophie Wynsfield, anak perempuannya. Maka saat itu Helena dibawa ke psikolog yaitu Kate Fuller. Detektif McCarthy mendiagnosis Helena untuk memasukkannya ke dalam institusi mental. Hal yang mengejutkan saat psikolog menanyai kejadian tersebut.

Ia memberikan kesaksian bahwa suaminya yang bernama Tuan Wynsfield meninggal terbunuh oleh iblis. Hal ini cukup tidak masuk nalar bagi seorang psikolog yang berpikiran realistis.

Mitologi Kelumpuhan Tidur

Sinopsis film Mara menyinggung tentang mitologi yang berkembang pada masyarakat. Apakah anda pernah mendengar tentang ketindihan setan? Atau malah pernah mengalaminya?

Baca Juga: Sinopsis Jangan Sendirian, Kisah Teror Iblis Milenial yang Menyeramkan

Pada saat kita tertidur, namun merasa mengalami sesak tiba-tiba. Kita sadar akan reaksi tubuh, namun tidak bisa berteriak atau bergerak sama sekali.

Hal ini sering juga masyarakat kaitkan dengan setan. Kalau Indonesia menyebutnya dengan rep-repan, sedangkan jika luar negeri menyebutnya sleep paralysis.

Dalam film ini juga menggambarkan hal serupa dengan kondisi tersebut. Namun lebih mencekam dan bahkan sampai memakan korban.

Psikolog Kate Fuller

Sinopsis film Mara menggambarkan adegan Kate Fuller yang justru mengalami kelumpuhan tidur ini. Hal ini terjadi setelah ia mewawancarai Helena dan memutuskan untuk menyelidiki kasus pembunuhan misterius ini.

Kate Fuller saat mengalami sleep paralysis ini melihat sosok yang berjalan dalam apartemennya. Selanjutnya pada keesokan harinya ia menemui seseorang bernama Takahashi. Namun ternyata yang ia temui justru mayatnya yang telah membusuk.

Hal ini juga terjadi ketika Tuan Wynsfield meninggal. Detektif McCarthy tidak mempercayai legenda Mara. Sedangkan Kate Fuller segera menemui Helena yang berada di rumah sakit jiwa.

Sosok Mara

Dalam sinopsis film Mara ini, Helena mengungkapkan tentangnya dan sang suami dahulu. Di mana saat mengenal seorang pria bernama Dougie dari suatu kelompok. Kelompok yang mendukung tentang kelumpuhan tidur.

Helena bersikeras untuk menemui anaknya, ia bilang Shopie bisa meninggal di tangan Mara. Mara menandai korbannya pada mata sebelah kirinya. Maka ia membujuk Kate Fuller dengan menunjukkan bukti tersebut.

Baca Juga: Sinopsis Promising Young Woman Kisah Pembalasan Pelecehan Seksual

Kelompok Pendukung Kelumpuhan Tidur

Sinopsis film Mara berlanjut pada adegan ketika Kate Fuller akhirnya menghadiri kelompok tersebut. Dr. Elis adalah orang yang menjalankan kelompok pendukung kelumpuhan tidur ini.

Kate Fuller bahkan berhasil bertemu dengan pria bernama Dougie yang Helena ceritakan sebelumnya. Ia mengungkap bahwa Mara memang nyata dan akan membunuh Saul.

Adegan saat Saul membuka kacamata hitamnya, menunjukkan bahwa mata kirinya merah. Maka pada hari yang sama Saul bunuh diri dengan cara membakar dirinya sendiri.

Detektif McCarthy menganggap bahwa Dougie yang telah membunuh Saul. Namun semua tuduhan tanpa bukti dan akhirnya membebaskannya.

Helena Meninggal

Sinopsis film Mara selanjutnya yaitu ada adegan ketika Helena meninggal terungkap. Dalam sebuah CCTV, merekam sosok gelap berada di atas Helena mencekiknya.

Keterangan Helena yang mengatakan mata merah sebelah kirinya terbukti. Korban Mara memang menandainya dan berhasil membunuhnya.

Siklus yang Mara lakukan dalam 4 tahapan yaitu mengalami kelumpuhan tidur, melihatnya, menandai merah pada mata kirinya, lalu ketika tidur anda akan dibunuhnya. Hal ini berlanjut pada pria Dougie, bahkan Kate Fuller.

Dalam berbagai adegan akhir menceritakan hidden story. Dalam setiap kematian karena Mara, terselip rasa bersalah terhadap diri sendiri pada masalah yang pernah terjadi. Kate Fuller mencoba menyelamatkan Sophie atas kejadian ini.

Sinopsis film Mara sangat menegangkan juga mengharukan. Berbagai konflik untuk memecahkan kasus ini sangat menarik dan tidak biasa. Sangat recommended untuk penggemar horor dan thriller untuk menyempatkan menontonnya. (R10/HR-Online)

Editor: Ndu