Standar Motor Terlalu Miring, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Standar Motor Terlalu Miring
Ilustrasi Standar Motor Terlalu Miring. Foto: Ist/Net

Standar motor terlalu miring memang akan membuat was-was pemilik motor. Hal ini wajar karena khawatir motor akan jatuh atau roboh karena standar tidak mampu menyangga motor dengan baik. Pada tiap sepeda motor umumnya memiliki dua bagian penyangga yakni standar samping serta tengah.

Penggunaan standar motor samping berfungsi sebagai sarana penopang beban motor agar kendaraan tetap dalam posisi berdiri. Jika standar motor tidak mampu menahan berat beban motor, dikhawatirkan motor akan roboh.

Solusi Mudah Atasi Standar Motor Terlalu Miring

Penggunaan standar samping memang lebih praktis jika anda bandingkan menggunakan standar tengah. Kita tidak perlu repot-repot mengangkat motor, hanya perlu memasang standar dan memiringkan motor. Akan tetapi, saat menggunakan standar samping, pemotor juga harus berhati-hati.

Biasanya motor akan mudah sekali merosot ketika anda memakirkan di tanah yang miring atau menanjak. Hal ini karena standar samping akan menjadi poros utama motor saat terparkir. Sehingga bukannya mencegah motor meluncur, standar samping justru akan menjadi titik pusat motor bergerak.

Baca Juga : Motor Matic Tidak Bisa Distarter, Kenali Apa Penyebabnya

Karena ada gaya gravitasi, akan mengakibatkan motor mundur ke belakang ketika parkir dengan keadaan motor tengah menanjak. Akibatnya motor akan meluncur ke bawah.

Kemudian oleng lalu jatuh ke sisi kanan yang tidak tersangga standar motor. Ada beberapa hal yang menyebabkan standar motor terlalu miring, berikut penjelasannya.

Terlalu Sering Memarkirkan Motor Dengan Standar Samping

Seluruh beban motor akan bertumpu pada satu titik jika anda memarkirkan motor dengan standar samping. Dalam penggunaan jangka panjang, engsel standar samping akan bengkok akibat menahan beban.

Motor yang sering memakai standar samping juga akan merusak shockbreaker depan. Hal ini terjadi pada shock depan sisi kiri karena tumpuan yang tidak seimbang.

Per yang Ada di Standar Sudah Lemah

Jika anda terlalu sering menggunakan standar samping, lama-kelamaan standar tersebut akan rusak. Sehingga akan lebih baik jika anda memarkirkan motor pada tempat yang rata dan datar. Jika ada per yang kendor atau copot, akan mengakibatkan jatuhnya motor karena tidak kuat menahan beban motor.

Baca Juga : Penyebab Shock Depan Keras yang Perlu Anda Ketahui

Nah, itulah beberapa hal yang dapat menyebabkan standar motor terlalu miring. Pengecekan dan perawatan standar perlu anda lakukan agar terhindar dari hal-hal tersebut.

Berikut beberapa solusi yang dapat anda lakukan ketika standar motor samping terlalu miring:

Membuat Peninggi Standar yang Bisa Disetel

Kebanyakan pemilik motor kurang puas dengan ukuran ban yang merupakan setelan pabrik. Akhirnya banyak pengguna motor yang mengganti ban dengan ukuran lebih besar.

Efek samping yang dapat timbul ialah pada waktu motor memakai standar samping akan menjadi sangat miring sebab ketinggian motor tambah.

Akibatnya, motor akan kehilangan keseimbangan, bahkan motor bisa saja terguling. Agar standar tidak terlalu miring, anda bisa mengakali dengan tinggikan standar samping dengan tambah besi plat yang dilas pada standar asli.

Solusi lain yang dapat anda lakukan adalah dengan mengganti standar dengan yang lebih tinggi. Anda bisa membelinya pada toko sparepart terdekat dari tempat anda. Dengan begitu, anda tidak perlu repot-repot menambah dengan besi pada standar anda.

Hindari Menggunakan Standar Samping Terlalu Lama

Menggunakan standar samping memang lebih praktis, terlebih lagi bagi kaum hawa. Banyak yang merasa kesulitan apabila harus mengangkat motor untuk menggunakan standar tengah.

Baca Juga : Kelistrikan Motor Mati, Ketahui Penyebab dan Solusinya

Ternyata kebiasaan ini akan mengakibatkan efek yang merugikan. Mulai dari motor yang akan mudah jatuh hingga kebocoran oli pada suspensi.

Potensi kerusakan yang timbul memang tidak akan terlihat dalam waktu dekat. Namun seiring penggunaan standar samping ini, akan membuat beban bagi sok depan dan belakang. Hal ini menjadikan beban motor ditanggung oleh satu sok saja saat sedang terparkir.

Jika anda lakukan secara terus-menerus, kemungkinan terjadinya kerusakan pada sil sok akhirnya akan membuat oli bocor akan lebih besar.

Efek standar motor terlalu miring tak hanya mengganggu sok saja, tapi ban bagian kiri juga akan cepat terkikis. Meskipun tidak dalam keadaan berjalan, udara pada ban sepeda motor akan tertekan pada satu sisi saja. (R10/HR-Online)

Editor : Adi Karyanto