Sabtu, Oktober 23, 2021
BerandaBerita TerbaruTenggorokan Panas dan Gatal, Kenali Penyebab dan Pencegahannya

Tenggorokan Panas dan Gatal, Kenali Penyebab dan Pencegahannya

Tenggorokan panas dan gatal termasuk jenis gangguan yang sering terjadi. Ada banyak faktor yang bisa menjadi penyebab gangguan ini, seperti makanan pedas atau udara yang panas. Mengenal pemicunya akan memudahkan cara mencegahnya.

Semua orang pasti pernah mengalami masalah gangguan tenggorokan semacam ini. Selain terasa panas, tak jarang juga menyebabkan tenggorokan menjadi gatal. Sehingga kita sering mengalami batuk berulang.

Meski terkesan sepele, ternyata masalah ini bisa membuat penderitanya tidak nyaman. Terkadang bisa batuk secara tiba-tiba nonstop hingga mengganggu orang sekitarnya.

Bahkan tak sedikit orang yang sampai mengalami kesulitan untuk menelan. Hal ini karena tenggorokan terasa kering, panas dan gatal.

Penyebab Tenggorokan Panas dan Gatal

Kondisi ini tidak hanya terjadi karena mengonsumsi makanan atau minuman panas saja. Ada beberapa kondisi yang menyebabkan tenggorokan terasa panas dan gatal yang tidak bisa kita remehkan.

Berikut adalah beberapa kemungkinan penyebab masalah gangguan tenggorokan panas dan gatal yang sebaiknya Anda tahu. Kenali faktor ini untuk menanganinya dengan cepat dan tepat.

Baca Juga : Cara Mengatasi Tenggorokan Kering Berdasarkan Penyebabnya

Radang Tenggorokan

Penyebab yang pertama adalah radang tenggorokan. Pada kondisi ini kerongkongan mengalami peradangan sehingga terasa panas dan gatal. Kondisi ini terjadi akibat bakteri bernama streptokokus grup A yang bisa menyebar lewat udara.

Radang tenggorokan membuat penderitanya sulit menelan lantaran sakit yang terasa. Karena itu kita sering mendehem untuk melancarkannya.

Tidak hanya itu, jika tidak ditangani dengan benar penyakit ini juga dapat berujung pada pembengkakan amandel, munculnya ruam, perut terasa mual dan ingin muntah, serta badan demam.

Batuk Pilek

Penyebab tenggorokan panas dan gatal lainnya adalah batuk pilek. Hampir semua orang pasti pernah mengalami sakit batuk pilek. Penyakit ini terjadi karena infeksi virus dan biasanya bukan penyakit serius.

Selain membuat tenggorokan terasa tidak nyaman, batuk pilek juga bisa membuat hidung berair, tersumbat, dan sering bersin.

Selain itu, gejala  lain yang muncul adalah batuk berdahak atau kering, sakit kepala, demam, dan badan terasa pegal.

Baca Juga : Obat Sakit Tenggorokan Alami Terbaik dari Garam Hingga Sirih

Asam Lambung Kronis (GERD)

Asam lambung kronis terkenal juga dengan istilah GERD. Penyakit ini merupakan gangguan lanjutan dari maag dan asam lambung.

Sensasi terbakar yang menyebabkan tenggorokan panas dan gatal terjadi karena asam lambung kronis. Gangguan ini terjadi karena asam lambung yang tidak pada tempatnya sehingga mengganggu fungsi organ lainnya.

Sesuai dengan namanya, asam lambung semestinya berada di lambung. Namun pada penderita asam lambung kronis, asam lambung naik hingga ke kerongkongan dan mencapai tenggorokan.

Hal ini membuat munculnya sensasi terbakar terutama pada tenggorokan dan bagian dada. Selain sensasi terbakar, penderita juga bisa merasa asam dan pahit di mulut dan tenggorokan.

Penderita GERD tidak hanya merasa tenggorokan panas saja, namun juga mengalami batuk, suara serak, sampai sesak pada dada. Juga timbul susah menelan karena seperti ada yang tersangkut dalam tenggorokan,

Baca Juga : Makanan untuk Panas Dalam dan Radang Tenggorokan yang Ampuh

Tonsilitis (Radang Amandel)

Tonsilitis terjadi akibat radang yang terjadi di amandel. Amandel terdapat pada bagian belakang tenggorokan dan bisa membantu melawan virus serta bakteri yang hendak masuk.

Gejala yang dirasakan penderita radang amandel tidak hanya tenggorokan panas dan gatal saja, panas, dan tidak nyaman saja namun juga bisa membuat amandel membengkak sehingga susah menelan, demam, telinga terasa sakit, serta mudah lelah.

Postnasal Drip

Kondisi ini terjadi saat lendir yang melapisi hidung justru menetes dan menumpuk di bagian belakang tenggorokan. Beberapa penyebab kondisi ini antara lain pilek, cuaca dingin, dan alergi.

Karena terletak tidak pada tempatnya, maka lendir tersebut bisa menyebabkan iritasi pada bagian belakang tenggorokan.

Akibatnya, tenggorokan terasa panas. Gejala lain pada penderita postnasal drip adalah batuk, rasa menggelitik di tenggorokan, bau mulut, hidung berair, dan suara serak.

Demikian beberapa faktor penyebab yang paling sering memicu terjadinya masalah pada tenggorokan. Tentu saja Anda bisa melakukan pencegahan supaya tidak mengalami masalah pada tenggorokan.

Cara yang paling mudah untuk mencegah masalah tenggorokan panas dan gatal adalah rajin sikat gigi. Lanjutkan dengan berkumur menggunakan cairan kumur. Cara ini efektif membunuh virus dan bakteri sehingga tidak mudah masuk tenggorokan. (R11/HR-Online)

Editor : Eva Latifah

- Advertisment -

Berita Terbaru

spot_img