Virus Corona di Kota Banjar Kian Melonjak, Maret Bertambah 397 Kasus

Virus Corona
Virus Corona di Kota Banjar kian melonjak, sepanjang Maret bertambah 397 kasus. Foto: Istimewa.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Kasus virus Corona di Kota Banjar, Jawa Barat, semakin melonjak. Kasus warga yang terkonfirmasi positif nampaknya semakin tak terkendali. Tercatat sepanjang Maret 2021 jumlahnya bertambah hingga 397 kasus.

Bahkan, berdasarkan data grafik kasus Covid-19 yang disampaikan Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kota Banjar, H. Agus Nugraha, bahwa per tanggal 1 April ini jumlahnya kembali bertambah sebanyak 53 orang. Dari data tersebut, lonjakan kasus terbanyak sejak awal masa pandemi berada pada bulan Maret.

“Hari ini terjadi lagi lonjakan kasus positif. Jumlahnya ada 53 orang yang hari ini terpapar,” kata Agus Nugraha kepada HR Online, Kamis (01/04/2021).

Lebih lanjut ia menyebutkan, penambahan sebanyak 53 kasus tersebut paling banyak berasal dari Kelurahan Hegarsari, dengan jumlah penambanannya sebanyak 13 kasus. Kemudian Desa Balokang 9 kasus, Kelurahan Banjar juga 9 kasus, dan Kelurahan Mekarsari 8 kasus.

Berikutnya, Desa Mekarharja ada 4 kasus, Kelurahan Purwaharja 2 kasus, Kelurahan Situbatu juga 2 kasus. Selanjutnya, Kelurahan Karangpanimbal, Desa Raharja, Jajawar, Neglasari, Rejasari, dan Desa Mulyasari dengan masing-masing penambahannya satu kasus.

Agus Nugraha mengatakan, penambahan tersebut paling banyak berawal dari pengembangan kasus kontak erat klaster keluarga dan pasien suspek rumah sakit. Kemudian, banyak juga dari yang terkonfirmasi positif itu sudah menjalani penyuntikan vaksin Sinovac.

Baca Juga : Positif Covid-19 Kota Banjar Kian Meningkat, DPRD Soroti Tim Satgas

Zona Merah di Kota Banjar Penyumbang Kasus Tertinggi

Terpisah, Kadinkes Kota Banjar, dr. Andi Bastian, menjelaskan, berdasarkan data rekapitulasi resiko zonasi tingkat desa/kelurahan, terdapat tujuh wilayah yang menjadi penyumbang terbanyak. Semuanya masuk kategori zona merah dalam penambahan kasus positif saat ini.

Ketujuh desa/kelurahan itu meliputi Kelurahan Pataruman 38 kasus, Desa Balokang 19 kasus, Kelurahan Banjar 29, Kelurahan Mekarsari juga 29 kasus, dan Kelurahan Purwaharja 11 kasus.

Selanjutnya, Kelurahan Hegarsari dengan jumlah 24 kasus, namun untuk Kelurahan Hegarsari ini masuk kategori zona orange. Sedangkan, penambanan paling banyak berikutnya yaitu Desa Raharja dan Jajawar masing-masing terdapat 7 kasus.

“Untuk desa/kelurahan yang lain jumlah kasusnya rata-rata masih di bawah enam kasus. Sementara, untuk kasus konfirmasi aktif tercatat sampai hari ini ada 211 kasus,” terang Agus Nugraha. (Muhlisin/R3/HR-Online)

Editor : Eva Latifah