Warga Pangandaran Jadi Korban Pencurian, Rp 250 Juta Raib Digasak

Warga Pangandaran Jadi Korban Pencurian
Suasana rumah Haji Jao yang merupakan korban pencurian. Korban mengaku bahwa maling berhasil menggasak uang Rp 250 juta dan perhiasan lainnya. Foto: Enceng/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Haji Jao, warga Dusun Pasir Macan, Desa Pager Bumi, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, jadi korban pencurian, Minggu (18/4/2021).

Muksin, salah seorang tetangga korban pencurian mengungkapkan, maling beraksi ketika rumah sedang kosong, karena pemilik sedang berada di masjid.

“Kejadiannya sekitar pukul 20.00 WIB, saat pemilik rumah sedang pergi ke masjid,” ungkap Muksin kepada HR Online, Minggu (18/4/2021).

Lebih lanjut ia mengatakan, kawanan pencuri itu masuk dengan cara mencongkel pintu belakang menggunakan linggis.

Akibat kejadian itu, katanya, korban pencurian mengaku kehilangan uang sebesar Rp 250 juta. Selain itu juga perhiasan seberat kurang lebih setengah kilogram raib digasak maling.

Muksin memperkirakan, maling tersebut berjumlah dua orang, dan datang dengan mengendarai sepeda motor.

“Mengingat saat itu yang lewat jalan itu hanya ada motor saja,” ucapnya.

Sedangkan Haji Jao baru menyadari rumahnya dibobol maling sekitar pukul 20.30 WIB, atau setelah pulang dari masjid.

“Mengetahui jadi korban pencurian, Ia langsung melaporkan kepada warga lainnya. Dan warga pun berusaha mengejar maling tersebut, namun tak terkejar,” tuturnya.

Kemudian, Muksin bersama korban melaporkan kejadian pencurian tersebut kepada pihak kepolisian. “Saya berharap polisi bisa melacak dan menangkap maling tersebut,” katanya.

Dengan adanya kejadian tersebut, Muksin mengimbau kepada masyarakat, agar lebih berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan. Jangan sampai kasus pencurian kembali terulang.

“Giatkan kembali ronda malam di setiap dusun. Agar masyarakat merasa tenang dalam menjalankan ibadah, terlebih ini bulan Ramadan,” pungkasnya. (Enceng/R5/HR-Online)

Editor : Adi Karyanto