Senin, Mei 23, 2022
BerandaBerita TasikmalayaAksi Bela Palestina, Warga Tasikmalaya Long March ke Gunung Galunggung

Aksi Bela Palestina, Warga Tasikmalaya Long March ke Gunung Galunggung

Berita Tasikmalaya, (harapanrakyat.com),- Puluhan warga Kota Tasikmalaya melakukan Aksi bela Palestina dengan berjalan kaki menuju kawah Gunung Galunggung, Rabu (19/5/2021).

Aksi tersebut tiada lain untuk mengetuk hati masyarakat, khususnya di Kota Tasikmalaya untuk mengutuk penyerangan oleh Israel terhadap warga Palestina di jalur Gaza.

Dalam long march yang dipimpin langsung pengasuh Ponpes Tahfidz Qur’an Daarul Ilmi Ustaz Ahmad Ruslan Abdul Gani, mereka bertolak dari Masjid Agung Tasikmalaya menuju kawah Galunggung sejak pukul 06.00 WIB.

Baca juga: Wisata Cipanas Galunggung Tasikmalaya Diserbu Ratusan Pengunjung

Gema takbir dan nyanyian lagu Palestina mereka kumandangkan di sepanjang jalan. Bahkan, bendera Indonesia dan Palestina mereka kibarkan dari keberangkatan hingga tiba di lokasi tujuan.

Setelah sekitar 7 jam lamanya berjalan kaki, akhirnya sampai lokasi pukul 13.00 WIB tanpa ada halangan.

Ustaz Ahmad Ruslan menuturkan, selama perjalanan pihaknya mengaku aksi bela Palestina ini tiada lain sebagai bentuk dukungan kemanusiaan atas konflik di jalur Gaza itu.

“Kami mengutuk keras kekejaman Israel terhadap warga Palestina. Bahkan zionis itu mengganggu saat bulan suci ramadan sampai saat ini,” katanya.

Sebagai umat Islam, lanjut Ahmad, pihaknya merasa terpanggil meski belum bisa membantu secara langsung datang ke lokasi yang selalu terlibat konflik itu.

Maka dari itu, sebagai salah satu wujud dukungannya, puluhan warga rela berjalan kaki dari masjid agung yang menjadi ikon Kota Tasikmalaya.

Pihaknya pun bersyukur selama aksi itu tidak merasa lelah, sehingga kegiatan berlangsung dengan lancar.

“Kita di kawah melakukan upacara pengibaran bendera Indonesia dan Palestina yang menunjukkan kepedulian kita terhadap sesama umat Islam,” imbuhnya.

Ia harap, dalam peperangan itu jangan menjadikan sipil, terutama anak-anak dan perempuan sebagai sasarannya.

“Kami mengecam keras tindakan biadab itu. Semoga saudara kita di sana senantiasa mendapatkan pertolongan dari Alloh SWT,” pungkasnya. (Apip/R6/HR-Online)

- Advertisment -