Anak Yatim Piatu di Pangandaran Duduki Kursi Anggota DPRD, Ada Apa?

Anak Yatim Piatu di Pangandaran Duduki Kursi Anggota DPRD
35 anak yatim piatu di Pangandaran, menempati kursi anggota DPRD Pangandaran yang biasa ditempati saat rapat Jumat (7/5/2021). Foto:Madlani/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Sebanyak 35 anak yatim piatu di Pangandaran, Jawa Barat, menempati kursi anggota DPRD Pangandaran yang biasa ditempati saat rapat Jumat (7/5/2021).

Anggota DPRD Pangandaran sengaja mempersilahkan anak yatim duduk di kursi kehormatan sebagai bentuk penghargaan.

“Anak yatim piatu harus kita muliakan,” ujar Ketua DPRD Pangandaran, Asep Noordin.

Asep mengaku sengaja mengundang anak yatim ke gedung DPRD untuk mengikuti acara santunan dan doa bersama.

“Giat santunan anak yatim piatu dan tahlil qubro ini untuk keberkahan, anggaran santunan merupakan sodaqoh dari para anggota dewan,” katanya.

Selain menggelar kegiatan santunan, pihaknya juga menggelar doa bersama agar wabah pandemi covid-19 segera hilang.

“Kita juga mengirimkan doa untuk arwah korban tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala 402,” ungkap Asep Noordin.

Pantauan HR Online, nampak anak-anak yatim piatu duduk di kursi milik anggota dewan.

Sementara para anggota DPRD duduk di bawah bersila sambil membacakan doa tahlil qubro.

Doa bersama tersebut dipimpin oleh ketua MUI Kabupaten Pangandaran H Otong Aminudin.

“Kita memberikan penghormatan dan memberikan tempat yang mulia kepada anak-anak yatim, agar mereka merasa tidak sendiri ada kebahagiaan bersama kita pimpinan dan anggota DPRD,” ungkapnya.

Pihaknya berharap, dengan kegiatan doa bersama ini, pandemi Covid-19 segera sirna, dan Pangandaran tidak ada zona merah.

“Semoga kegiatan hari Jumat terakhir di bulan suci ramadan 1442 H menjadi keberkahan buat semuanya, dan kita bisa bertemu kembali dengan ramadan yang akan datang,” pungkas Asep Noordin. (Madlani/R8/HR Online)

Editor: Jujang