Awan Warna-warni Aneh di Mars, Penjelajahan Curiosity NASA

Awan Warna-warni Aneh di Mars, Penjelajahan Curiosity NASA
Ilustrasi Awan Warna-warni Aneh di Mars. Foto: Ist/Net

Awan warna-warni aneh di Mars terlihat sangat eksotis. Kejadian ini seperti kartu pos dari Arizona. Penjelajah Curiosity NASA telah menunjukkan gambar ini.

NASA Deteksi Awan Warna-warni Aneh di Mars

Melansir space.com, gambar merupakan kombinasi dri 21 foto individu. Kemudian pengambilan gambar dari penjelajah Curiosity baru-baru ini. Tujuannya adalah untuk mempelajari jenis awan tipis aneh di planet tersebut, tepatnya di atas Kawah Gale.

Para ilmuwan telah menyadari peristiwa awan aneh selama dua tahun lalu. Jika awan terbentuk lebih awal di tahun Mars dari harapan mereka. 

Jadi, tahun ini sang penjelajah telah mengamati awan lebih awal. Kemudian untuk hasilnya tidak mengecewakan para ilmuwan.

Seperti yang sudah terlihat, awan memang muncul akhir Januari. Saat robot mengamati langit dan mulai mendokumentasikan awan tipis yang kaya es. 

Selanjutnya awan kaya es itu menyebarkan sinar matahari dalam tampilan yang terkadang berwarna-warni. Langit  tampak indah dan eksotis dengan Awan warna-warni aneh di Mars.

Ilmuwan Mark Lemmon, dari Space Science Institute di Colorado mengatakan jika mengagumi warna-warna yang muncul. Warna-warna tersebut yakni ada merah, hijau, biru dan ungu. Sesuatu hal yang sangat keren dapat melihat sinar dengan banyak warna di Mars.

Baca Juga: Planet Neraka TOI-1431b, Miliki Suhu Terpanas dan Ukuran 3 Kali Jupiter

Kemunculan Awan Warna-warni

Lebih anehnya lagi, awan warna-warni aneh di Mars ini muncul lebih tinggi di atmosfer Mars. Apabila dibandingkan dengan awan yang biasanya terlihat oleh para ilmuwan  di planet ini. 

Menurut NASA, biasanya jika awan melewati Curiosity maka strukturnya penuh dengan es. Lalu akan mengapung sekitar 60 kilometer atau 37 mil di atas permukaan Mars.

Seperti yang telah mereka lihat dalam foto terbaru Curiosity, awan tampak lebih tinggi di atmosfer. Meskipun NASA tidak menentukan berapa ketinggiannya. 

Perbedaan tersebut kemungkinan mencerminkan tentang komposisi yang berbeda. Awan terbentuk dari gas karbon dioksida yang beku atau es kering. Hal tersebut menurut perkiraan NASA, namun tidak sepenuhnya para ilmuwan yakin akan penjelasan itu.

Setelah matahari terbenam, awan warna-warni aneh di Mars terlihat semakin cantik. Saat cahaya terakhir membuat kristal es bersinar. Itulah  yang membuat para ilmuwan memberikan sebutan noctilucent atau bersinar pada malam hari.

Curiosity bisa memantau awan noctilucent  memakai kamera navigasi hitam-putih serta Mast Camera warna. Bahkan, beberapa dari awan tampak sedikit berwarna-warni saat partikel awan berukuran sangat mirip. Lemmon menjelaskan jika biasanya terjadi pada saat awan baru saja terbentuk. Kemudian akan tumbuh dengan kecepatan yang sama. 

Baca Juga: Planet yang Bisa Menyusut, Luar Biasa Aktif Kembali

Awan Datang Lebih Awal

Tim sains mempelajari awan yang tiba lebih awal. Kemudian awan warna-warni aneh di Mars tersebut mempunyai ketinggian dari yang mereka harapkan. 

Hari-hari mendung biasanya jarang terjadi di atmosfer planet merah yang kering dan tipis. Biasanya, para ilmuwan menemukan awan pada ekuator planet pada saat terdingin dalam satu tahun. Saat itu adalah Mars ada di paling jauh dari Matahari pada orbitnya yang mana berbentuk oval.

Namun, saat satu tahun Mars penuh yang lalu (dua tahun Bumi) para ilmuwan melihat awan yang terbentuk.  Lalu penjelajah Curiosity NASA dapat memperkirakan lebih awal.

Tahun ini, Curiosity siap mendokumentasikan awan sejak pertama kali muncul di akhir Januari.

Hasilnya berupa foto kepulan tipis yang isinya kristal es. Kemudian menyebar cahaya dari Matahari terbenam, beberapa dari antara awan tersebut berkilauan penuh warna. Lebih dari sekedar tampilan yang spektakuler, gambar tersebut sangat membantu ilmuwan. Sehingga dapat memahami tentang bagaimana awan tersebut terbentuk dan mengapa kemunculan terbaru sangat berbeda.

Faktanya, para tim sudah membuat salah satu penemuan baru tentang awan dan datang lebih awal. Kemudian berada di ketinggian yang lebih tinggi daripada biasanya. Suhunya sangat dingin, dengan demikian para ilmuwan akan membutuhkan lebih banyak analisa untuk mendapatkan gambar Curiosity terbaru.

Awan terlihat seperti sekumpulan pastel yang berkilauan di dalamnya. Karena partikel awan berukuran hampir identik.

Awan ini merupakan salah satu hal yang lebih berwarna di Mars. Apabila dari samping Curiosity, maka bisa melihat awan warna-warni aneh di Mars menggunakan mata telanjang meskipun warnanya redup. (R10/HR Online)

Editor: Jujang