Sabtu, Agustus 13, 2022
BerandaBerita TasikmalayaBela Palestina, Puluhan Orang di Tasikmalaya Jalan Kaki ke Bandung

Bela Palestina, Puluhan Orang di Tasikmalaya Jalan Kaki ke Bandung

Berita Tasikmalaya, (harapanrakyat.com),- Sebagai bentuk aksi bela Palestina, puluhan orang warga muslim di Kota Tasikmalaya Jawa Barat, melakukan aksi long march dari Masjid Agung Kota Tasikmalaya menuju Gedung Sate Kota Bandung, Jumat malam (21/5/2021).

Mereka nekat jalan kaki ratusan kilometer tak lain untuk ikut aksi solidaritas bela Palestina hari ini Sabtu (22/5/2021) di Gedung Sate, Kota Bandung.

Peserta long march ini dipimpin Ustad Ahmad Ruslan Abdul Gani.

Mereka nampak semangat sambil menggemakan takbir dan menyanyikan lagu bebas Palestina sepanjang perjalanan.

Korlap aksi Ustad Ahmad Ruslan Abdul Gani  menyatakan, ia bersama puluhan rekannya di Tasikmalaya sengaja melakukan aksi long march ke Kota Bandung sebagai aksi solidaritas Jabar bela Palestin.

“Kita jalan kaki untuk untuk ikut aksi demo besok pagi bergabung dengan massa aksi dari seluruh wilayah di Jawa Barat,” ungkap Ahmad Ruslan Gani.

Pihaknya menargetkan bisa sampai ke Cileunyi Kabupaten Bandung pada pukul 06.00 WIB.

“Long march menuju Bandung ini Insyaallah finishnya di Gedung Sate, Long march ini dalam rangka lanjutan aksi kemarin di gunung Galunggung,” katanya.

Setelah melihat gencatan senjata yang hanya 12 jam saja, lalu Israel kembali melakukan serangan ke Palestina, puluhan orang muslim di Tasikmalaya semakin semangat untuk melakukan aksi long march bela Palestina.

“Alhamdulillah, teman-teman di Garut dan juga Cileunyi akan ikut nyambung ikut long march bersama kita,” ujar Gani.

Ia melanjutkan, selain umat muslim, akan bergabung pula warga luar non muslim yang ikut long march juga ke Gedung Sate.

Adapun rute yang bakal para pejalan kaki lewati ini yakni dari Masjid Agung Kota Tasikmalaya melewati Cisayong, Rajapolah, Ciawi, Gentong, Garut, Cileunyi dan sampai di Kota Bandung.

“Target nyampe Cileunyi jam 6 pagi, karena juga acara di Bandung pagi-pagi, jika tidak keburu maka kita akan naik kendaraan,” pungkasnya. (Apip/R8/HR Online)

Editor: Jujang