Cara Mengatasi Usus Buntu dan Langkah Pencegahannya

cara mengatasi usus buntu

Cara mengatasi usus buntu sejak dini sangat penting untuk mencegah risiko yang parah. Namun lebih baik lagi jika kita melakukan pencegahan, sebelum penyakit menyerang organ tubuh kita. Karena gangguan usus buntu bisa berbahaya.

Usus buntu merupakan organ kecil yang terlihat mirip seperti cacing yang menjuntai. Keberadaan usus buntu dekat dengan usus kecil dan tersambung dengan usus besar.

Biasanya gangguan kesehatan tersebut terjadi akibat adanya peradangan pada usus buntu. Efek pembengkakan ini juga berisiko pecah di dalamnya. Kondisi inilah yang membuat kondisi menjadi serius.

Karena itu penting melakukan pencegahan terhadap gangguan penyakitnya ini karena bisa berkembang menjadi akut. Mencegah usus buntu sejak dini dapat kita lakukan dengan mengenali gejalanya yang ada.

Pasalnya jika usus buntu sudah dalam keadaan yang parah, maka jalan satu-satunya cara mengatasi usus buntu yang bisa kita lakukan adalah dengan tindakan operasi. Hal ini penting untuk mencegah kondisi menjadi semakin parah.

Namun radang usus buntu terbilang merupakan penyakit yang berbahaya. Hal tersebut dapat menimbulkan rasa sakit yang amat, bahkan bisa menyebabkan kematian. Terutama jika kondisinya sudah sangat akut.

Baca Juga : Pencegahan Penyakit Usus Buntu untuk Mengurangi Resiko Terserang

Pilihan Cara Mengatasi Usus Buntu

Gangguan usus buntu layaknya kanker yang bisa menyerang siapa saja tanpa batasan umur dan jenis kelamin. Baik orang yang masih muda, dewasa, maupun orang yang telah lanjut usia.

Nah, berikut ini beberapa langkah pencegahan maupun cara mengatasi usus buntu yang penting anda tahu. Penanganan yang cepat berguna untuk mencegah dampak penyakit ini yang bisa berbahaya.

Jangan Menunda Buang  Air Besar

Meskipun menunda buang air besar terlihat sepele, namun kebiasaan buruk ini bisa menyebabkan radang usus buntu. Buang air besar apabila sering kita tahan akan berakibat pada feses yang menumpuk serta mengeras.

Kondisi ini dapat menyebabkan terjadinya penyumbatan pada usus dan akhirnya bisa meningkatkan resiko terjadinya radang usus buntu. Sering menahan untuk membuang gas dari dalam perut juga akan menimbulkan gangguan pada usus buntu.

Baca Juga : Penyakit Kanker Usus Besar, Gejala dan Ciri-cirinya

Mengonsumsi Makanan Tinggi Serat

Salah satu penyebab terjadinya radang pada usus buntu adalah feses yang menumpuk. Kondisi inilah yang akan mengakibatkan terjadinya penyumbatan.

Beberapa penelitian membuktikan bahwa kasus penyakit usus buntu jarang terjadi pada mereka yang memiliki sistem pencernaan yang lancar. Karena itu, cara mengatasi usus buntu adalah dengan mengonsumsi makanan berserat.

Mengonsumsi berbagai makanan yang mengandung kadar serat tinggi akan mengurangi risiko feses menjadi keras. Makanan ini juga berguna karena dapat melancarkan sistem pencernaan tubuh.

Perbanyak Minum Air Putih

Air putih memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan. Selain dapat meningkatkan sistem imunitas tubuh juga berguna untuk mengatasi dan mencegah berbagai penyakit berbahaya lainnya.

Hanya dengan mengonsumsi air putih sebanyak 8 gelas perhari akan sangat berguna karena bisa mencegah terjadinya radang usus buntu.

Baca Juga : Penyebab Sakit Perut Melilit, dari Keracunan hingga Gangguan Usus

Ada baiknya untuk membiasakan mengonsumsi air putih dengan cukup setiap harinya. Terlebih bagi anda yang sering melakukan aktivitas duduk di depan layar komputer, sebaiknya perbanyak minum air putih.

Kenali Gejala Awal Penyakit Usus Buntu

Cara mengatasi usus buntu selanjutnya adalah dengan memahami setiap gejala awalnya. Tanda awal yang biasanya kita merasakan seperti perut terasa kembung atau perut bengkak, dan terasa sakit pada perut bagian kanan bawah.

Jika anda mengalami tanda ini penting untuk segera memeriksakan ke dokter. Ini agar mendapat penanganan terutama pada bagian kanan bawah pada perut. Penanganan lebih dini berguna untuk mengurangi risiko infeksi serius pada usus buntu.

Tidur Teratur dan Berkualitas

Seseorang dengan pola tidur yang tidak teratur juga bisa terkena radang usus buntu. Ketika tidur tidak teratur memungkinkan sistem metabolisme pada tubuh menjadi tidak normal.

Sistem metabolisme yang terganggu akan sangat berpengaruh pada kinerja organ pencernaan. Oleh sebab itu, dengan tidur yang berkualitas dan juga secara teratur dapat mencegah terjadinya radang usus buntu.

Demikian beberapa cara mengatasi usus buntu yang bisa anda lakukan. Mencegah memang lebih baik daripada mengobati. Termasuk dengan deteksi dini gejala awal untuk mencegah kondisi menjadi parah. (R11/HR-Online)

Editor : Eva Latifah