Cara Menyetel Rantai Keteng yang Kendur pada Sepeda Motor

Cara Menyetel Rantai Keteng
Ilustrasi Cara Menyetel Rantai Keteng. Foto: Ist/Net

Cara menyetel rantai keteng biasanya perlu anda lakukan ketika muncul suara berisik dari kendaraan anda. Suara berisik itu biasanya keluar dari sebelah kiri sepeda motor karena rantai keteng sudah kendur.

Rantai mesin atau rantai keteng ini merupakan rantai yang berfungsi untuk menghubungkan antara roda gigi poros dan noken as. Maka ketika rantai ini kendur hal yang terjadi adalah rantai akan bergesekan dengan komponen terdekat lain.

Sehingga akan muncul suara-suara berisik itu. Perlu anda ketahui, ada beberapa rantai keteng terletak pada sebelah sebelah kanan motor. Seperti contoh, motor Yamaha Scorpio.

Baca Juga : Cara Mengencangkan Rantai Motor yang Perlu Anda Ketahui

Selain karena rantai keteng yang kendur, penyebab munculnya suara berisik pada motor yaitu tensioner rantai keteng. Hal ini karena komponen tersebut merupakan salah satu komponen yang bebas perawatan. Sehingga pemilik motor kebanyakan jarang memperhatikan tensioner rantai keteng.

Panduan Cara Menyetel Rantai Keteng pada Sepeda Motor

Sebenarnya bentuk dari rantai keteng ini tak jauh berbeda dengan bentuk rantai roda pada umumnya. Hanya saja, perbedaan yang sangat mencolok dapat terlihat dari ukurannya sangat kecil.

Selain itu, ulir dari rantai keteng atau rantai kamprat juga terlihat berbeda. Tujuan penyetelan rantai keteng adalah untuk mencegah mencegah rantai bergetar pada saat terjadi perubahan putaran mesin atau bergetar secara berlebihan.

Getaran tersebut akan menghasilkan suara yang tidak normal atau berisik. Untuk itu, anda perlu melakukan perawatan dan mengetahui cara menyetel rantai keteng atau rantai kamprat.

Hal ini bertujuan untuk mendapatkan ketegangan rantai sempurna agar putaran poros engkol dengan noken as selaras. Sehingga akan membantu ketepatan dan kesempurnaan pengapian (ignition timing) dan tertib pergerakan klep (valve timing).

Agar rantai sepeda motor tidak kendur dan dapat bekerja dengan semestinya, berikut beberapa cara menyetel rantai keteng pada sepeda motor:

Pengecekan Posisi Top

Posisi top mesin ini merupakan faktor utama yang wajib anda perhatikan ketika menyetel rantai keteng. Karena pemasangan rantai yang salah akan menyebabkan mesin motor tidak dapat menyala.

Baca Juga : Fungsi Rantai Sepeda Motor, Memahami Bagian dan Jenisnya

Meskipun mesin dapat hidup, suaranya akan terdengar brebet dan tidak normal. Fatalnya, kesalahan ini dapat menyebabkan bengkok pada klep. Untuk itu, cara menyetel rantai keteng harus benar-benar hati-hati.

  1. Buka bagian penutup tanda top yang terletak pada bak magnet terlebih dahulu. Huruf T pada bagian bak magnet harus benar-benar sejajar dengan garis/coakan.
  2. Selanjutnya bukalah pada bagian gear timing (penutup gigi) yang terletak pada kop silinder. Pastikan letak tanda titik pada gear berada dalam posisi sejajar dengan coakan pada kop silinder.
  3. Pada bagian klep, bukalah dengan mengusahakan posisi top kedua rocker arm/temlar berada di level netral serta tidak menekan klep.
  4. Terakhir, buka bagian busi untuk mengecek apakah posisi piston sudah berada di atas titik mati atas (TMA) atau belum. Saat kedudukannya top, posisi piston wajib ada di atas MTA.

Pelepasan Rantai Keteng

Cara menyetel rantai keteng selanjutnya dengan melepaskan bak magnet, magnet, keras starter, dan komponen lain yang berada dalam bak magnet.

Baca Juga : Penyebab Rantai Motor Kendor Kenceng Berpengaruh pada Kinerja Mesin

Selanjutnya lepaskan baut gear timing pada kop silinder dan bagian penekan rantai keteng (automatic timing). Setelah itu, barulah anda bisa melepas rantai keteng dan mulai untuk menyetelnya.

Memasang Kembali Rantai Keteng

  1. Pasang rantai keteng dengan posisi tepat setelah anda memastikan posisi rantai berada di kedudukan atas.
  2. Setelah proses ini selesai, anda harus mengecek ulang hasil pemasangan terutama pada bagian setelan klep. Apakah sudah benar atau belum.
  3. Jika setelan klep masih salah, anda wajib mengatur ulang hingga benar-benar pas, khusus pada bagian klep saja.

Setelah anda berhasil melakukan cara menyetel rantai keteng di atas, hal yang tak kalah penting adalah melakukan perawatan. Hal yang paling efektif anda bisa melakukan pengecekan rutin. Waktu paling sedikit setidaknya satu tahun sekali.

Anda juga bisa melakukan pendeteksian, cukup dengan melakukan pemanasan pada kendaraan bermotor. Karena suara yang berisik biasanya menunjukkan bahwa rantai keteng telah kendur. Selain itu, penggantian oli secara berkala juga bisa sangat berpengaruh, bahkan terhadap performa mesin. (R10/HR-Online)

Editor : Adi Karyanto