Ciri-ciri Radiator Motor Rusak, Efek Buruk dan Cara Perawatannya

Ciri-ciri Radiator
Ciri-ciri radiator motor rusak, efek buruk dan cara perawatannya. Foto: Net/Ist.

Ciri-ciri radiator motor rusak dan efek buruknya perlu Anda ketahui demi keselamatan saat berkendara. Karena, radiator merupakan komponen yang sangat penting untuk kendaraan bermotor. Terutama yang memiliki kapasitas mesin besar.

Sebab, jantung penggerak tersebut dapat menghasilkan panas berlebih, yang mana nantinya bakal diserap oleh cairan dalam radiator (radiator coolant).

Namun terkadang banyak pemotor yang tidak begitu peduli terhadap bagian komponen penting yang satu ini. Padahal, saat radiator mengalami masalah, maka akan menimbulkan efek negatif. Hal ini membuat pemilik motor sendiri yang bakal kerepotan.

Lantas, apa saja tanda dari radiator motor yang sudah rusak itu? Untuk lebih jelasnya, langsung saja simak ulasan berikut ini yang dirangkum dari berbagai sumber.

Kenali Ciri-ciri Radiator Motor Rusak dan Dampak Buruknya

Baca Juga : Yamaha New Vino 50, Motor Matic Bermesin eSP Honda

Air dalam Reservoir Cepat Habis

Ada beberapa tanda atau ciri saat radiator motor mulai mengalami masalah, yang selanjutnya akan rusak jika Anda biarkan.

Contohnya air dalam reservoir jadi lebih cepat habisnya lantaran proses pendinginan yang ada di dalamnya tidak berfungsi optimal. Sehingga mengakibatkan cairan gampang menguap.

Sistem Pendingin Kurang Optimal

Selain itu, kurang optimalnya sistem pendinginan juga menjadi salah satu ciri-ciri radiator motor rusak. Penyebabnya adalah tutup radiator tidak rapat. Oleh karena itu udara bisa masuk ke dalam.

Kerusakan pada Bearing Pompa

Baca Juga : Kipas Radiator Mobil Berisik? Segera Ganti yang Baru

Ciri-ciri radiator motor rusak yang selanjutnya yaitu bearing pompa mengalami kerusakan, sehingga akan menimbulkan suara atau bunyi seperti gesekan.

Ketika bunyi itu semakin terdengar keras, maka hal tersebut menandakan kalau seal pada bagian pompa radiator mengalami jebol.

Efek Buruk jika Radiator Rusak

Jika sudah ada ciri-ciri radiator motor rusak tapi Anda tidak segera mengatasinya, maka hal itu akan berdampak negatif. Karena kalau radiator motor sudah mengalami kerusakan, otomatis tidak akan mampu lagi menampung air dengan optimal.

Efek buruk dari kerusakan tersebut bisa membuat radiator cepat kering. Sehingga akan banyak komponen mesin pada motor yang ikut kena imbasnya. Contohnya seperti piston jadi macet, akibatnya motor menjadi sulit ketika dihidupkan.

Tak hanya itu, ketika radiator motor rusak, seal water pump bisa dengan mudah terbakar, air juga akan lebih cepat masuknya ke dalam mesin.

Baca Juga : Oli Mesin Mobil untuk Motor Matic, Alasan Penggunaan dan Keuntungannya

Dari efek-efek yang terjadi itu tidak menutup kemungkinan jika motor bakal mengalami kerusakan. Mau tidak mau kendaraan bermotor Anda harus turun mesin.

Cara Merawat Radiator Motor

Setelah mengetahui ciri-ciri radiator motor rusak berikut dengan efek buruknya, maka Anda pun perlu untuk mengetahui cara dalam perawatannya.

Cara yang pertama dalam merawat radiator motor supaya selalu dalam keadaan bagus adalah rutin melakukan pemeriksaan secara berkala. Baik kondisi maupun air yang ada di dalamnya.

Selanjutnya, tambahkan apabila cairan yang ada terlihat kurang. Atau, Anda juga bisa menguras dan mengganti coolant-nya.

Kemudian, periksa lempengan plat yang ada pada radiator (radiator core) setiap waktu. Hal ini agar bagian tersebut terhindar dari kotoran-kotoran yang bisa menempel, serta berisiko jadi mengerak.

Saat sudah menempel bahkan sudah menjadi kerak, Anda bisa mencongkelnya dengan perlahan supaya tidak menimbulkan kerusakan lainnya pada lempengan plat tersebut. (R3/HR-Online)

Editor : Eva Latifah