Rabu, Agustus 17, 2022
BerandaBerita PangandaranDPRD Pangandaran Apresiasi Pemkab Membuka Kembali Objek Wisata

DPRD Pangandaran Apresiasi Pemkab Membuka Kembali Objek Wisata

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- DPRD Kabupaten Pangandaran mengapresiasi langkah Pemkab Pangandaran yang membuka kembali seluruh objek wisata mulai Selasa (18/5/2021).

Setelah sempat ditutup, objek wisata di Kabupaten Pangandaran tidak begitu saja langsung dibuka. Namun sebelumnya Pemkab Pangandaran telah meminta komitmen para pelaku usaha di objek wisata untuk menaati protokol kesehatan.

Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Asep Noordin mengatakan, membludaknya wisatawan di Pantai Batu Karas menjadi perhatian semua pihak. Bukan hanya pemerintah kabupaten Pangandaran, namun juga pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.

“Bahkan menjadi trending topik dunia Pangandaran di Media Sosial. Tinggal kita upayakan langkah-langkah strategis penanganan Covid-19 secara komprehensif dan menyeluruh,” kata Asep Noordin, Selasa (18/5/2021).

Baca Juga: Kerumunan di Batu Karas Pangandaran, Netizen: Seperti Sungai Gangga

Lebih lanjut Asep Noordin menambahkan, dengan dibukanya kembali objek wisata juga merupakan upaya penyelamatan ekonomi masyarakat, agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Cepat dan tepat Pemda menyosialisasikan dan penandatanganan kesepakatan fakta integritas atau komitmen agar penerapan prokes dilaksanakan bersama-sama,” katanya.

Menurutnya, penerapan protokol kesehatan di objek wisata harus melibatkan semua stakeholder, bukan hanya Satgas ataupun pemerintah saja.

“Alhamdulillah semua destinasi wisata seperti Batu Karas, Pangandaran, Batu Hiu, Karapyak, Green Canyon, Citumang, sepakat menandatangani fakta integritas atau komitmen menjaga protokol kesehatan di objek wisata,” jelasnya.

Dengan adanya penandatanganan kesepakatan untuk menerapkan protokol kesehatan oleh para pelaku usaha dan masyarakat, maka sesuai arahan dari pemerintah provinsi Jawa Barat dan pemerintah pusat, Pemkab membuka kembali semua objek wisata di Kabupaten Pangandaran.

“Dengan catatan dibuka objek wisata itu harus menerapkan Prokes dengan ketat. Semua stakeholder harus bersama-sama mengkampanyekan penggunaan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, menghindari mobilitas. Agar prokes tersebut benar-benar diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya. (Madlani/R7/HR-Online)

Editor: Ndu