Gangguan Sistem Peredaran Darah, dari Tensi, Jantung, hingga Stroke

gangguan sistem peredaran darah
Dampak gangguan sistem peredaran darah. Foto: Ist/Net

Terjadinya gangguan sistem peredaran darah akan berdampak fatyak bagi tubuh. Apalagi jika aliran darah itu menuju ke jantung, otak, dan organ penting lainnya. Karena itu penting menjaga kesehatan tubuh untuk menjaga darah mengalir lancar.

Sistem peredaran darah merupakan salah satu bagian penting dalam tubuh. Hal ini karena peranannya yang sangat penting yaitu untuk mengirim oksigen dan darah keseluruh tubuh.

Menjaga kesehatan bagian tubuh ini akan memastikan darah terdistribusi dengan baik. Pasalnya darah mengandung oksigen dan sari makanan yang penting untuk tubuh.

Sehingga ketika terjadi suatu gangguan akan menyebabkan proses pengiriman oksigen dan darah terhambat. Jika sistem peredaran darah terganggu, maka tubuh juga akan mudah sekali terserang penyakit.

Baca Juga: Jenis Penyakit pada Sistem Peredaran Darah Beserta Gejalanya

Jenis Gangguan Sistem Peredaran Darah

Bagi siapa saja yang mengalami penyakit akibat peredaran darah yang terganggu sebaiknya jangan menganggap remeh. Segera periksakan ke dokter jika timbul sejumlah gejalanya.

Karena itu sangat penting mengetahui apa saja penyakit yang bisa terjadi karena terjadinya gangguan sistem peredaran darah. Yuk simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Stroke

Tentunya kita sudah tidak asing dengan penyakit stroke. Pasalnya stroke menjadi salah satu kondisi yang sangat berbahaya dan dapat mengancam keselamatan jiwa.

Penyakit ini terjadi karena pasokan darah yang seharusnya mengalir ke otak terputus. Sehingga hal tersebut dapat menyebabkan kelumpuhan, kerusakan otak, hingga kematian.

Biasanya stroke terjadi karena darah mengalami pembekuan pada pembuluh darah yang seharusnya memasok darah ke dalam otak. Maka dari itu, bagi penderita stroke agar lebih cepat mendapatkan perawatan.

Untuk serangan stroke ringan memang belum akan terjadi akibat yang serius. Namun stroke merupakan salah satu gangguan yang sangat membahayakan jika berlangsung terlalu lama.

Hipertensi

Hipertensi menjadi salah satu penyakit yang terjadi karena gangguan sistem peredaran darah. Biasanya tekanan darah yang tinggi tidak menimbulkan gejala apapun pada tubuh Anda.

Namun jika Anda merasakan gejala seperti pusing, sesak nafas, mimisan dan sakit kepala dalam waktu yang bersamaan bisa saja itu menjadi salah satu gejala tekanan darah tinggi.

Jika kita merasakan gejala tersebut sebaiknya segera mencari pengobatan yang cepat. Hal ini penting agar tidak menyerang berbagai pembuluh darah lainnya seperti ginjal, otak dan jantung.

Untuk memastikannya tentunya kita perlu melakukan pengecekan kepada dokter. Penanganan yang tepat terhadap tekanan darah tinggi dapat mencegah akibat fatal yang bisa terjadi.

Baca Juga: Penyakit pada Sistem Ekskresi Ginjal, Hati, Paru dan Kulit

Aterosklerosis

Pembuluh darah yang kaku dan mengeras dapat menyebabkan gangguan aterosklerosis. Gangguan ini dapat menghalangi aliran darah yang akan menuju ke organ tubuh.

Aterosklerosis terjadi karena adanya penumpukan kalsium dan kolesterol pada dinding arteri. Gangguan aterosklerosis bisa menjadi lebih parah jika tubuh anda mengalami tekanan darah tinggi, diabetes dan obesitas.

Meskipun pada awal kemunculannya aterosklerosis tidak menimbulkan gejala apapun tetapi jika kita biarkan justru akan mengganggu aliran darah.

Serangan Jantung

Gangguan ini juga menjadi salah satu gangguan sistem peredaran darah yang terbilang serius. Serangan jantung terjadi karena aliran darah ke jantung tidak bisa berjalan dengan lancar.

Salah satu penyebab terjadinya serangan jantung antara lain karena terjadi pembekuan darah yang berada dalam pembuluh darah.

Ada beberapa gejala yang menyertai kondisi ini. Seperti sesak nafas, dada nyeri, tubuh merasa lemah, cemas berlebihan dan pusing.

Untuk mengetahui apakah beberapa gejala tersebut karena adanya serangan jantung, segera lakukan pengecekan ke dokter.

Iskemia

Penyakit iskemia dapat terjadi karena gangguan sistem peredaran darah. Kondisi ini menyebabkan jaringan pada saluran darah tidak mendapatkan oksigen dengan kapasitas yang cukup.

Biasanya iskemia ini terjadi pada otot jantung yang mengalami penyumbatan arteri koroner. Arteri ini berperan sangat penting untuk memastikan pasokan darah cukup ke jantung.

Penyakit yang satu ini tidak mudah terdeteksi karena tidak memberikan gejala tertentu yang khusus.

Namun, Ketika anda merasa tubuh tidak sedang baik-baik saja, secepat mungkin lakukan pengecekan ke dokter. Ini agar bisa mengetahui kondisi apa yang sedang Anda alami.

Demikian berbagai jenis dan bentuk gangguan sistem peredaran darah yang perlu kita waspadai. Berbagai penyakit yang timbul termasuk berbahaya. Karena itu sangat penting menjaga kesehatan dan kelancaran aliran darah. (R11/HR Online)

Editor: Jujang