Kamis, Agustus 18, 2022
BerandaBerita TerbaruGanti Filter Oli Motor Anda Secara Rutin, Jaga Performa Mesin

Ganti Filter Oli Motor Anda Secara Rutin, Jaga Performa Mesin

Ganti filter oli motor memang sangat penting dalam sistem pelumasan mesin motor. Hal ini karena filter oli motor berfungsi sebagai pembersih oli mesin. Jika filter oli sudah kotor, akan mengakibatkan menurunnya performa penyaringan yang berdampak pada tingkat oli flow.

Hal ini juga akan menyebabkan oli yang belum tersaring masuk ke mesin motor. Maka dari itu, anda harus rajin mengecek kondisi filter oli dan menggantinya. Namun sebelumnya, perlu anda pahami konsep mesin yang bekerja dengan cara bergesekan antar komponen.

Oli mesin jadi satu-satunya konsep pelumasan yang berguna sebagai penengah antara dua komponen bergesekan. Dengan kata lain, oli mesin menjaga agar komponen-komponen yang bergesekan tidak langsung menggesek satu sama lain. Artinya, kualitas dan kuantitas oli mesin bisa mempengaruhi performa komponen mesin motor anda.

Kapan Waktu yang Tepat Untuk Ganti Filter Oli Motor?

Umumnya mengganti filter oli bersamaan dengan penggantian oli mesin. Untuk penggantian oli mesin sendiri, sebaiknya anda lakukan setiap 3.000 kilometer sekali. Dengan kata lain, filter oli juga harus anda ganti setiap penggantian oli ketiga.

Perlu anda ketahui bahwa tingkat kontaminasi oli dan pemakaian mesin tergantung pada handling dan jarak tempuh. Sehingga tidak ada salahnya anda mengganti filter oli tiap 9.000 kilometer sekali.

Baca Juga : Penyebab Tenaga Motor Seperti Tertahan, Akibat Kurangnya Perawatan

Namun jika anda ingin lebih lindungi mesin motor, anda bisa melakukan penggantian filter olinya tiap kali anda ganti oli mesin.

Untuk mengeceknya, anda bisa melepas filter oli, lalu buka bagian kertas filter. Selanjutnya cek apakah ada benda asing atau logam yang tertinggal.

Jika warnanya menghitam dari yang awalnya pucat, anda tidak perlu khawatir. Karena hal ini terjadi bukan karena kerusakan filter, melainkan karena filternya yang telah terendam oleh oli yang terdegradasi. Berikut dampak apabila anda tidak rutin ganti filter oli motor:

Oli Mesin Bisa Kotor

Dampak pertama akibat tidak rutin melakukan ganti filter oli motor tentu saja oli mesin menjadi kotor. Selain sebagai pelumas komponen mesin yang bergesekan, oli juga berfungsi membilas komponen mesin dari kerak dan kotoran. Kotoran ini bisa masuk ke dalam mesinnya saat proses pembakaran serta kompresi.

Baca Juga : Manfaat Sabun Batang yang Jarang Diketahui, Dari Perawatan Rumah Sampai Motor

Keraknya yang masuk ke dalam ruangan engkol akan terbilas oleh oli serta kotoran tersebut terikat dengan aliran oli. Itulah yang menyebabkan oli bisa mengandung serpihan kotoran dan berubah warna menjadi hitam.

Untuk itu, tujuan penggunaan filter oli sebagai pembersih aliran oli dari kotoran. Sehingga saat oli bersirkulasi kondisinya tetap bersih.

Dapat Mengotori Oli Bersih

Hal ini akan terjadi jika kita hanya rutin mengganti oli mesin motor saja tanpa ganti filter. Perlu anda ketahui, seperti halnya filter udara, filter olinya juga menampung kotoran hasil dari penyaringan salah satu sisinya.

Kondisi yang sangat kotor ini akan menghambat dan mengotori oli mesin yang baru. Sehingga oli mesin akan langsung kotor dan merusak komponen pada mesin motor.

Serpihan Kotoran Oli Ikut Melumasi Komponen Mesin

Apabila hal ini terjadi, maka komponen mesin akan baret dan menimbulkan bunyi kasar, sebagai contoh antara piston serta blok silinder. Saat ada serpihan kerak atau kotoran masuk, maka akan terdapat baret.

Baca Juga : Gear Depan Motor Goyang, Beberapa Kebiasaan Ini Jadi Penyebabnya

Entah dalam permukaan piston ataupun pada silinder. Jika sudah baret, gejala kompresi turun akan muncul dan menimbulkan tenaga motor menjadi lemah bahkan ada asap putih dari knalpot.

Selain dari silinder dan piston, komponen lain yang berpotensi rusak adalah rocker arm, camshaft, crankshaft, dan engine overheat. Untuk menghindari kerusakan yang semakin parah, sebaiknya mulailah rajin ganti filter oli motor.

Cara Mengganti Filter Oli Motor

Filter oli terletak dalam aliran sistem pelumas mesin, filter oli sendiri ada dua tipe, yaitu tipe kertas dan tipe kaleng. Untuk dapat menggantinya, anda harus menentukan di mana letak filter oli tersebut. Jika sudah menemukan lokasi filternya, anda bisa membuka penutup filter menggunakan kunci.

Selanjutnya anda bisa menggunakan jenis filter original dengan ukuran yang sesuai seperti filter sebelumnya. Dengan rutin melakukan ganti filter oli motor, maka akan mengurangi resiko kerusakan pada kendaraan anda. (R10/HR-Online)

Editor : Eva Latifah