Garis Kejut di Jalan Cibodas Pesantren Tasikmalaya Dibongkar Warga

Garis Kejut
Bahayakan pengendara, garis kejut di Jalan Cibodas Pesantren, RT. 001, RW 004, Desa Mekarwangi, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, dibongkar warga. Foto: Apip Wilianto/HR.

Berita Tasikmalaya, (harapanrakyat.com),- Garis kejut di Jalan Cibodas Pesantren, RT. 001, RW 004, Desa Mekarwangi, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, dibongkar warga.

Pasalnya, keberadaan garis kejut di tengah jalan tersebut telah mengakibatkan seorang pengendara motor terjatuh hingga mengalami luka cukup parah, Jumat (30/04/2021).

Menurut Rizky Zaenal Mutaqin, Ketua RT setempat, garis kejut tersebut belum sehari selesai pembuatannya, namun sudah memakan korban. Pengendara motor yang terjatuh hingga mengalami luka-luka itu dibawa ke klinik terdekat.

“Pembuatan garis kejut ini sekitar jam 2 dini hari, selesai jam 5 pagi. Yang buatnya kurang tahu dari mana, tapi sepertinya dari dinas provinsi. Saya kira lagi nambal jalan yang berlobang, tapi ternyata bikin garis kejut setinggi 6 sentimeter,” terangnya.

Lanjut Rizky, keberadaan garis kejut ini menyebabkan pengendara yang melintas terjatuh. Pengendara motor yang jatuh terjadi sekitar jam 6 pagi.

Garis kejut di Jalan Pesantren itu dicat menggunakan warga putih. Pengendara motor yang terjatuh mengira bahwa itu adalah tanda perlintasan bagi pejalan kaki.

Karena sudah memakan korban, dan banyak pengendara motor lainnya yang melintas hampir terjatuh, maka warga setempat berinisiatif untuk membongkarnya. Hal itu untuk mencegah jangan sampai ada korban lainnya yang terjatuh saat melintas.

“Dari pada banyak makan korban, lebih baik kami hancurkan. Jadi korban yang jatuh itu sebelumnya mengira kalau itu perlintasan pejalan kaki. Sehingga tidak mengurangi kecepatan laju sepeda motornya. Korban mengalami luka cukup parah. Hidungnya berdarah, sepertinya akibat membentur aspal,” pungkas Rizky. (Apip/R3/HR-Online)

Editor : Eva Latifah