Jadi Korban Hipnotis, Warga Banjarsari Ciamis Kehilangan Motor KLX

Jadi Korban Hipnotis, Warga Banjarsari Ciamis Kehilangan Motor KLX
Motor KLX milik Dimas, warga Dusun Cimentek, Desa Sindangasih, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, yang menjadi korban hipnotis. Foto : Istimewa

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Seorang pemuda warga Dusun Cimentek, Desa Sindangasih, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, menjadi korban hipnotis.

Setelah menghipnotis, pelaku pun berhasil membawa kabur satu unit sepeda motor Kawasaki KLX milik korban. Bahkan, kejadian tersebut sempat ramai dan viral di media sosial Facebook.

Salah seorang tetangga korban, Durahman mengatakan, awal kejadian tersebut bermula saat korban hipnotis bernama Dimas (18), jalan-jalan ngabuburit dengan menaiki sepeda motornya.

Akan tetapi, saat itu tiba-tiba pelaku menghampirinya dan meminta tumpangan kepada korban. “Kejadiannya kemarin Jumat (30/04/2021) sore,” katanya kepada HR Online, Sabtu (1/5/2021).

Lebih lanjut Durahman menambahkan, menurut keterangan korban, saat itu ada seorang laki-laki yang mengaku sebagai anggota TNI dari Koramil Banjarsari.

Pelaku pun lalu bertanya tanya hingga akhirnya meminta korban hipnotis ini mengantarnya ke suatu tempat.

“Korban yang tidak menaruh curiga lantas memberikan tumpangan kepada pelaku. Hingga akhirnya pelaku mengajak korban jalan menuju wilayah Margot Banjarsari,” ucapnya.

Sesampainya di Margot, pelaku hipnotis juga mengajak korban untuk masuk ke beberapa gang. Hingga akhirnya korban tak menyadari saat pelaku meminjam motornya.

“Korban pun dengan mudah memberikan motornya itu, hingga akhirnya pelaku berhasil membawa kabur motor KLX milik korban,” tuturnya,

Korban mengaku kepada Durahman, bahwa ia sebelumnya tidak menaruh curiga apapun. Terlebih, korban hipnotis merupakan anak seorang purnawirawan TNI. Sehingga, saat ada yang mengaku dari Koramil, ia pun tanpa segan mengikuti kemauannya.

“Mungkin mengira jika pelaku itu benar anggota Koramil. Sehingga korban tidak menaruh curiga apa-apa,” ujarnya.

Hingga berita ini diunggah, HR Online belum bisa memintai keterangan dari pihak keluarga korban hipnotis, terkait kronologis kejadian yang sebenarnya. (Suherman/R5/HR-Online)

Editor : Adi Karyanto