Kendaraan Melintas Jabar-Jateng di Kota Banjar Diperiksa Petugas

Kendaraan Melintas
Kendaraan yang melintas perbatasan Jabar-Jateng di wilayah Kota Banjar, Jawa Barat, diperiksa petugas gabungan. Foto: Muhlisin/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Puluhan kendaraan melintas perbatasan Jabar-Jateng wilayah Kota Banjar, Jawa Barat, diperiksa petugas gabungan, tepatnya di Pos Pam Cijolang, Kecamatan Purwaharja, Selasa (04/05/2021).

Menjelang penerapan kebijakan larangan mudik Lebaran pada 6 Mei mendatang, jajaran kepolisian Polres Banjar, Polda Jawa Barat kini semakin meningkatkan pengetatan dan pengawasan arus kendaraan yang melintas di jalur nasional tersebut.

Bahkan, petugas gabungan dari unsur TNI/Polri, Satpol PP, BPBD, dan isntansi terkait lainnya menyuruh untuk putar balik kepada sejumlah kendaraan pemudik.

Kapolres Banjar, AKBP. Melda Yanny mengatakan, pemeriksaan kendaraan merupakan kegiatan pra Operasi Ketupat Lodaya 2021. Sekaligus sosialisasi Larangan Mudik Lebaran Tahun 2021.

Berdasarkan data laporan yang ada, AKBP. Melda Yanny menyebutkan, petugas gabungan memeriksa total sebanyak 78 kendaraan yang melintas perbatasan Jabar-Jateng. Jumlah sebanyak itu terdiri dari jenis kendaraan roda dua dan roda empat.

Baca Juga : Polres Tasikmalaya Siapkan Pos Penyekatan Pemudik di 5 Titik

Sedangkan, jumlah kendaraan yang harus putar balik ada 4 kendaraan. Kemudian, jumlah orang yang menjalani swab antigen ada 21 orang dan hasilnya negatif Covid-19.

“Tim petugas memeriksa semua kendaraan melintas perbatasan Jabar-Jateng. Ada empat kendaraan yang petugas perintahkan untuk putar balik dalam penyekatan ini,” terang Kapolres Banjar, AKBP. Melda Yanny.

Beberapa pemeriksaan yang dilakukan petugas antara lain pemeriksaan dokumen kelengkapan surat kendaraan, dan surat keterangan telah melakukan swab test Covid-19.

Selanjutnya, surat keterangan swab test seperti hasil pemeriksaan dengan PCR, rapid antigen, dan pemeriksaan melalui GeNose. Juga pemeriksaan surat izin perjalanan tertulis, atau surat tugas instansi pemerintahan maupun perusahaan tempat bekerja.

“Bagi pengendara yang dicurigai memiliki gejala mengarah Covid-19 dilakukan rapid test oleh tim dari Puskesmas yang bertugas di pos jaga,” kata AKBP. Melda Yanny. (Muhlisin/R3/HR-Online)

Editor : Eva Latifah