Rabu, Januari 26, 2022
BerandaBerita TerbaruKewajiban Menutup Aurat bagi Wanita Muslimah Berdasarkan Ajaran Islam

Kewajiban Menutup Aurat bagi Wanita Muslimah Berdasarkan Ajaran Islam

Kewajiban menutup aurat bagi wanita muslimah sudah menjadi pedoman hidup yang terbaik bagi seorang wanita. Hal tersebut juga bukan suatu hal yang aneh jika memang kita lakukan. Pasalnya itu sebuah kewajiban dari Sang Pencipta.

Bukan sesuatu yang aneh pula jika dalam kehidupan sehari-hari seseorang itu menggunakan pakaian syar’i sesuai dengan tuntunan. Bukan teroris juga jika kita melihat muslimah yang benar-benar syari untuk menjaga dirinya.

Muslimah sudah mempunyai hakikat istimewa dari awal. Bagaimana tidak, karena dalam Al-Quran yang sebagai pedoman dan petunjuk bagi kehidupan terdapat salah satu surat yang berarti Wanita. Bukan hanya itu saja pastinya, derajat wanita juga lebih tinggi daripada laki-laki. Ibumu, ibumu, ibumu baru Ayahmu.

baca juga: Pemimpin Wanita di Zaman Rasulullah Menjadi Teladan dan Bukti Nyata

Landasan Kewajiban Menutup Aurat Bagi Wanita Muslimah

Sebagai seorang wanita muslimah pastinya mengenai kewajiban menutup aurat anda sudah tidak kaget lagi. Karena istimewanya seorang wanita, Allah ingin kita menjaganya dengan baik. Bahkan Allah Ta’ala sampai menurunkan sebuah surat khusus hanya untuk seorang perempuan.

Perlu anda ketahui mengenai kewajiban menutup aurat bagi wanita tersebut juga sudah tercantum dalam Al-Quran. Sebagaimana arti dalam surat Al-Ahzab ayat 59:

baca juga: Penyebab Menstruasi Tidak Lancar, Wanita Wajib Tahu

Batasan Aurat Seorang Wanita

Pastinya anda juga sudah mengetahui bukan mana saja yang menjadi aurat bagi seorang perempuan. Tepat sekali semua anggota tubuh kecuali muka dan telapak tangan. Lalu bagaimana dengan mereka yang bercadar? Itu merupakan sebuah sunnah.

Karena beberapa pendapat ulama ada yang mengatakan bahwa aurat wanita itu semuanya. Jadi tidak ada masalah bagi mereka yang memilih untuk menggunakan cadar. Tergantung dengan manhaj yang mana yang akan anda jadikan panutan dalam agama islam.

Batasan aurat perempuan dan laki-laki pastinya sangat berbeda. Untuk laki-laki batasan auratnya hanya dari pusar sampai dengan ke lutut. Kenapa berbeda, padahal sama-sama ciptaanNya? Karena wanita itu istimewa. Meski laki-laki menjadi pemimpin tetapi derajatnya 3x dibawah perempuan. Itu semua atas kehendak Allah Maha Segalanya.

baca juga: Gaya Sepatu Boot Wanita, Model Menarik dengan Beragam Pilihan

Syarat-syarat Tertutupnya Aurat

Untuk bisa sampai pada kata menutup aurat, pastinya terdapat beberapa syarat yang harus terpenuhi. Dengan demikian kita bisa menerapkan kewajiban menutup aurat bagi wanita muslimah. Apa saja itu, mari kita pelajari bersama.

Pakain Tidak Boleh Terawang

Ketika pakaian yang kita gunakan itu terawang ataupun tipis, sama saja kita juga memperlihatkan bentuk badan kita. Jadi salah satu syarat untuk bisa mencapai menutup aurat sesuai dengan syariat islam adalah hindari untuk menggunakan pakaian yang tipis ataupun terawang. Masa berpakaian tapi telanjang, gimana jadinya coba? Pasti anda juga sudah tahu jawabannya.

Tidak Boleh untuk Menggunakan Parfum

Seorang wanita juga tidak dianjurkan untuk menggunakan Parfum saat keluar rumah. Karena hal tersebut justru akan menimbulkan syahwat bagi kaum adam yang menciumnya.

Takutnya, Parfum tersebut malah akan mengantarkan anda kepada kemaksiatan yang tidak kita inginkan. Paling pentingnya, jika kita(wanita) menggunakan Parfum dan melewati kaum lawan jenis maka diibaratkan seperti seorang pelacur (HR. Tirmidzi). Naudzubillahi mindzalik. Semoga kita bisa terhindar dari hal tersebut. Aamiin.

Pakaian Wanita Juga Tidak Boleh Sempit

Dalam ajaran agama Islam seorang wanita hendaknya menggunakan pakaian yang longgar. Saat ini justru sering kita temui wanita-wanita yang mengenakan pakaian dengan model yang modis namun malah membentuk lekuk tubuhnya. Naudzubillah, apa jadinya? apakah sudah menutup aurat? Jelas belum. Justru anda malah menunjukkan lekuk tubuh anda yang mirip dengan Gitar Spanyol tersebut.

Oh iya, Dear Sholihah, ingat ya ketika kita sudah menggunakan pakaian yang syari sesuai dengan syariat agama islam, jangan berpunuk ya ketika berjilbab. Pasalnya jika sudah berjilbab syari tetapi berpunuk rugi sekali. Punuk lah yang akan menghalangi kita untuk menuju Syurga Allah Ta’alla. Dengan kita berpunuk jangan kan masuk syurga, mencium baunya saja kita tidak akan bisa. Astaghfirullah, Naudzubillah. Semoga kita bukan termasuk dari salah satunya.

Mengikuti trend busana masa kini boleh-boleh saja, namun ingatlah untuk selalu mengutamakan syariat agama islam. Mari bersama menjadi lebih dekat kepada Sang Khaliq dengan taat kepada kewajiban menutup aurat bagi wanita muslimah tersebut. Bismillah dan Biidznillah. (Muhafid/R6/HR-Online)

- Advertisment -