Komponen Roda Belakang Sepeda Motor, Kenali Bagian dan Fungsinya

Komponen Roda Belakang Sepeda Motor, Kenali Bagian dan Fungsinya
Ilustrasi Komponen Roda Belakang Sepeda Motor. Foto: Ist/Net

Komponen roda belakang sepeda motor merupakan unit yang sangat berpengaruh dalam penyaluran tenaga dari mesin ke roda belakang. Penggunaan secara berlebihan membuat rantai cepat aus.

Apabila bermanfaat dalam jangka panjang, rantai yang mengalami keausan tandanya dengan memuainya rantai. Kecepatan keausan rantai terjadi beberapa aspek yaitu kecepatan, beban kendaraan, jarak yang terlewati, dan masih banyak lagi.

Sepeda motor adalah salah satu alat transportasi yang penggunaannya setiap tahun mengalami peningkatan. Karena harganya yang terjangkau oleh masyarakat, menyebabkan kendaraan bermotor paling banyak terpakai dan ada pada jalan-jalan raya. Untuk itu, ketika menggunakan kendaraan ini, keamanan dan keselamatan merupakan prioritas utama.

Bagian dan Fungsi Komponen Roda Belakang Sepeda Motor

Bagian utama roda sepeda motor seperti ban, velg, dan jari-jari roda memiliki peranan penting pada sepeda motor. Roda belakang berfungsi sebagai tenaga penggerak yang didapat dari tenaga mesin.

Baca Juga : As Roda Belakang Motor Matic Macet, Ini Pemicu dan Cara Mengatasinya

Selain itu, fungsi roda untuk menerima berat dan semua beban yang ditimbulkan oleh kondisi jalan. Sistem penggerak roda merupakan faktor penting dalam konstruksi sepeda motor. Berikut komponen roda belakang sepeda motor yang berfungsi sebagai penggerak:

Rantai Roda

Komponen roda belakang sepeda motor ini berfungsi untuk meneruskan tenaga mesin yang tersalur oleh transmisi ke roda belakang. Rantai roda terdiri dari dua jenis, yaitu Master Link dan Endles.

Untuk jenis Master Link terdapat sambungan rantai, sehingga dapat dilepaskan dengan mudah. Kebanyakan sepeda motor menggunakan rantai jenis ini.

Baca Juga : Gear Belakang Motor, Jangan Sembarangan Mengganti Ukurannya

Sedangkan Endles sendiri merupakan rantai roda sepeda motor tanpa sambungan. Sehingga untuk melepasnya harus merusak konstruksi rantai ini. Rantai jenis Endless umumnya terpakai pada motor besar, misalnya Honda CB750.

Konstruksi rantai terbuat menggunakan pin-pin dan plat samping yang berkaitan sedemikian rupa sehingga memungkinkan rantai dapat meneruskan tenaga dengan baik. Menurut konstruksinya, jenis pin rantai dapat terbagi menjadi dua:

Straight-pin, bentuk dari poros pin lurus sehingga pin dengan mudah mendapatkan. Shoulder-pin, pin rantai ini tidak bisa terlepas. Bagian yang harus terlepas adalah plat-plat.

Tromol Roda (Wheel Hub)

Peran tromol sebagai dudukan sprocket rantai. Bahkan juga sistem rem dan penopang roda poros roda. Komponen tromol terbagi menjadi dua, tromol roda depan dan tromol roda belakang. Terdapat beberapa komponen di dalam tromol roda.

Brake Drum

Komponen ini berfungsi sebagai media gesekan dengan kampas rem saat pengereman dilakukan. Tromol rem ini terletak di tengah roda motor.

Brake Shoe (Sepatu Rem)

Bagian ini berfungsi sebagai tempat untuk kampas rem. Perlu anda ketahui, kampas rem tromol berbeda dengan kampas rem piringan atau cakram. Kampas rem ini berbentuk persegi panjang dan melengkung.

Sepatu rem biasanya sepaket dengan kampas rem. Sehingga ketika akan mengganti kampas rem, maka penggantiannya juga beserta sepatu remnya.

Return Spring (Pegas Pengembali)

Fungsi komponen roda belakang sepeda motor ini untuk mengembalikan posisi sepatu rem setelah rem digunakan. Letak bagian ini ada dalam sistem rem tromol di antara dua buah sepatu rem.

Brake Lining

Bagian ini terbuat dari bahan komposit yang berfungsi sebagai media gesek bersama dengan tromol rem. Selama proses pengereman dilakukan, semakin lama bahan dari kampas rem ini akan semakin menipis.

Velg (Rim) dan Jari-jari Roda

Komponen roda belakang sepeda motor ini berfungsi untuk memasangkan ban pada roda. Sedangkan jari-jari roda berfungsi sebagai penghubung antara tromol roda dengan velg.

Fungsi jari-jari roda sebagai penopang berat sepeda motor dan penerus tenaga yang dibebankan melalui roda. Selain itu, juga sebagai penyerap getaran atau goncangan dari keadaan permukaan jalan.

Penggunaan velgnya yang tak sempurna akan berakibat terhadap posisi kedudukan bead tidak melekat secara baik. Sehingga dapat mengakibatkan ban terlepas ketika menikung. Selain itu, velg yang tak sempurna tidak dapat menjaga tekanan angin pada ban tubeless.

Ban (Tyre)

Ban harus terpasang pada velg agar dapat bermanfaat, karena ban tidak bisa berdiri sendiri tanpa adanya velg. Selain itu, ban juga mempunyai beberapa fungsi, yaitu menahan seluruh berat.

Lalu memindahkan gaya pengereman kendaraan ke jalan dan gaya gerak. Bahkan mengontrol start dan akselerasi. Kemudian mengurangi kejutan yang penyebabnya karena permukaan jalan

Komponen roda belakang sepeda motor ini merupakan satu-satunya bagian yang berhubungan dengan permukaan jalan. (R10/HR-Online)

Editor : Adi Karyanto