Lee Je Hoon Bermain Totalitas dalam Drama Move to Heaven

Lee Je Hoon Bermain Totalitas Dalam Drama Move to Heaven
Ilustrasi Lee Je Hoon Bermain Totalitas. Foto : Ist/Net

Lee Je Hoon bermain totalitas dalam drama Move to Heaven. Judul drama yang satu ini sedang menjadi perbincangan yang hangat.

Pasalnya selain memiliki cerita yang tidak biasa dan membuat terharu. Para pemainnya juga menjadi perhatian utama karena berhasil menunjukkan performa yang luar biasa.

Dengan masuk dalam tokoh yang mereka perankan ini. drama ini memiliki rating tinggi sejak episode pertamanya hingga kini.

Tayang dalam serial Netflix dan menjadi perbincangan. Apalagi salah satu karakter utama yaitu Lee Je Hoong.

Baca Juga: Agensi Ji Soo Belum Ganti Rugi, Kepada Tim Produksi Victory Contents

Drama Terbaru, Lee Je Hoon Bermain Totalitas

Memainkan peran menjadi seorang paman yang memiliki kehidupan keras dan kejam sebelumnya. Ia mengungkapkan melakukan banyak persiapan yang cukup menantang dirinya sebelumnya.

Bahkan tokoh yang sempat memiliki rekam jejak kriminal dan menjadi narapidana. Lee Je Hoon mencoba semaksimal mungkin untuk mewujudkan visualisasi tokoh tersebut.

Pekerjaan sebelumnya merupakan seorang petarung bawah tanah. ia menjadi salah satu anggota MMA yang sama dengan melakukan persiapan dengan latihan intensif sebelumnya.

Sebelumnya ia juga melakukan latihan fisik agar tampak lebih bugar dari sebelumnya. Badan ideal seorang petarung Lee Je Hoon wujudkan, pasalnya nanti ia akan berakting tanpa baju.

Persiapan Panjang

Lee Je Hoon bermain totalitas dari sebelum syuting dimulai. Ia melakukan latihan fisik dari sekitar 4 bulan sebelum ia bermain peran.

Pembentukan identitas yang jelas membuatnya rela untuk bekerja lebih keras masuk dalam karakter tersebut. Ia bahkan menyadari sendiri jika terlalu keras untuk mencoba dan berusaha.

Latihan hingga enam kali selama seminggu ini akhirnya membuahkan hasil yang nyata. Dengan latihan sejak bulan Januari tahun lalu ia mendapatkan tubuh kekarnya.

Maka Lee Je Hoon berhasil memerankan seorang Joo Sang Gu. Pria yang keras dan harus menerima wasiat dari kakak kandungnya untuk meneruskan usaha dan merawat keponakannya.

Baca Juga: Aktris Lindsay Lohan Siap Bintangi Film Netflix

Tokoh Jo Sang Gu

Lee Je Hoon bermain totalitas dalam karakter Joo Sang Gu. Mempersiapkan tubuhnya jauh hari sebelum syuting ini membuktikannya.

Hingga saat proses syuting dan perilisan perdananya mampu meraih penonton yang tidak main-main. Rating drama ini juga cukup tinggi hingga kini masih ongoing.

Karakter seorang paman yang merawat keponakan yang awalnya tidak ia kenali. Keponakannya tersebut menderita Sindrom Asperger.

Dengan hal ini ia cukup terkejut dan segera untuk beradaptasi dengan baik. Sedangkan sang kakak kandungnya meninggalkan bisnisnya untuk mereka.

Menjalankan Bisnis Kakak

Lee Je Hoon bermain totalitas saat berperan drama Move to Heaven. Beradaptasi dari masa lalunya yang seorang kriminal, Jo Sang Gu sebenarnya merupakan seorang yang perhatian namun dingin.

Cenderung tidak banyak berbicara dan memilih langsung bertindak. Ia mau tidak mau harus melanjutkan usaha sang kakak.

Menjadi seorang pembersih trauma, begitu mereka menyebutnya. Menyediakan jasa untuk membersihkan tempat tinggal atau ruangan yang telah ditinggalkan pemiliknya.

Jo Sang Gu bersama Han Gu Ru yang merupakan keponakannya bekerjasama. Saling membantu untuk bertahan hidup dengan amanah sang ayah.

Menjadi Saksi Memori

Saat menjalankan pekerjaannya mereka menjadi tahu banyak kisah dari barang yang mereka bersihkan. Mengetahui cerita hidup orang yang telah meninggal tanpa keluarga tahu.

Banyak adegan yang membuat para penontonnya menangis dan terharu bersamaan. Bersamaan dengan itu berperan sebagai paman yang melindungi keponakannya.

Dengan segala kekurangan sang keponakan dan paman. Mereka menjadi saling memahami satu sama lain, dalam kisah drama ini banyak pelajaran yang bisa kita ambil.

Baca Juga: Aktris Priyanka Chopra Tampil Memukau di BBMA

Perasaan Lee Je Hoon

Ketika mendapatkan kesempatan memainkan tokoh dalam Move to Heaven ini. Lee Je Hoon bermain totalitas karena ia sempat gugup.

Ia gugup terhadap apakah saat memainkan tokoh dalam pekerjaan ini akan berhasil. Bagaimana nanti pendapat orang atas kisah yang ia perankan.

Pada saat pembacaan naskah saja ia sudah tersentuh dan merasa emosional sampai menitihkan air mata. Maka ia merasa berhutang saat memiliki kesempatan untuk bermain dalam drama ini.

Ia merasakan bahwa tokoh sangat menghormati pada seseorang yang telah meninggal dan yang tertinggal. Bahkan aktor tersebut mengungkapkan untuk 10 episode rasanya belum cukup.

Masih harus berlanjut dalam cerita selanjutnya. Lee Je Hoon bermain totalitas dan merasa sangat masuk ke dalam perannya kali ini.