Sabtu, Agustus 20, 2022
BerandaBerita TerbaruPenyakit Anoreksia Nervosa, Gejala, dan Penyebabnya

Penyakit Anoreksia Nervosa, Gejala, dan Penyebabnya

Penyakit anoreksia nervosa memang tak sepopuler dengan jenis gangguan kesehatan lainnya. Penderita anoreksia nervosa umumnya akan sangat membatasi asupan makanan akibat rasa takut untuk kenaikan berat badan.

Anoreksia nervosa, mengutip dari Wikipedia, pada dasarnya merupakan jenis gangguan makan berupa ketakutan yang berlebihan jika berat badan bertambah. Penderita penyakit ini cenderung menjauhi makanan.

Gangguan ini termasuk jenis penyakit kompleks karena berkaitan dengan berbagai aspek lainnya, baik psikologis, sosiologis, maupun aspek fisiologis. Gangguan ini termasuk langka dan hanya sedikit kasus yang terjadi.

Penyakit anoreksia nervosa merupakan gangguan ketakutan untuk terlihat gemuk. Walaupun kondisi fisik yang sebenarnya tidak gemuk, akan tetapi penderita akan selalu merasa bahwa sedang mengalami kegemukan.

Fatalnya orang yang mengidap penyakit ini biasanya akan dengan sangat ketat membatasi pola makannya. Dia juga akan terlalu memforsir tubuhnya dengan melakukan olahraga secara berlebihan.

Dalam beberapa kasus, penderita anoreksia nervosa bahkan berani sampai memuntahkan makanan yang telah masuk ke dalam tubuh.

Baca Juga : Wahwah! Sering Menguap Ternyata Ungkap Gangguan Kesehatan

Gejala dan Penyebab Penyakit Anoreksia Nervosa

Meskipun bukan merupakan jenis penyakit mematikan, namun gangguan ini termasuk sangat berbahaya. Hal ini mengingat tubuh sangat membutuhkan asupan gizi yang cukup.

Apa yang akan terjadi apabila tidak ada asupan gizi yang memadai masuk ke dalam tubuh? Tentunya anda akan mengalami berbagai gangguan sistem organ tubuh sampai malfungsi pun akan terjadi.

Apakah anda termasuk orang yang sering mengalami gangguan semacam ini? Berikut ini gejala-gejala dan penyebab dari penyakit anoreksia nervosa yang perlu anda ketahui.

Penurunan Berat Badan Secara Signifikan Hingga Terlihat Kurus

Hal ini karena penderita anoreksia yang ketakutan apabila memakan makanan terlalu berlebih seperti yang menjadi pikirannya. Bagi kebanyakan orang normal porsi makan berlebihan yang dimaksud penderita anoreksia masih porsi normal.

Baca Juga : Kerugian Orang Gemuk dan Bahaya Kegemukan Bagi Kesehatan

Hal inilah yang kemudian menyebabkan penderita anoreksia mengalami penurunan berat badan yang sangat drastis. Ini karena kurangnya asupan makanan bergizi yang masuk ke dalam tubuh.

Sering Memuntahkan Makanan

Jika anda atau teman sekeliling anda suka memuntahkan kembali makanan yang telah dimakan, tanpa alasan yang jelas. Maka perlu diwaspadai bahwa bisa jadi anda atau orang tersebut mengidap penyakit anoreksia nervosa.

Memuntahkan kembali makanan yang telah masuk bisa menyebabkan kurangnya asupan nutrisi yang ada di dalam tubuh yang padahal memang sangat dibutuhkan sekali oleh tubuh.

Selalu Memperhatikan Bentuk Tubuh pada Cermin

Kekhawatiran yang berlebih akan bentuk tubuh yang gemuk membuat penderita anoreksia kurang memiliki rasa percaya diri. Mereka akan selalu memperhatikan bentuk tubuhnya melalui cermin.

Baca Juga : Manfaat Jus Buah Sayur, Redakan Sakit Perut dan Gangguan Pencernaan

Padahal dengan kondisi tubuhnya yang sudah sangat kurus, penderita penyakit ini akan terus merasa menjadi manusia paling gemuk di dunia. Tentunya hal tersebut akan sangat fatal jika kita biarkan.

Gemar Mengonsumsi Obat Pencahar

Inilah gejala penyakit anoreksia nervosa yang sangat berbahaya. Obat pencahar tidak bisa kita minum rutin karena hanya perlu saat memang terpaksa. Termasuk untuk mengatasi masalah sembelit.

Sayangnya, penderita anoreksia sangat gemar mengonsumsi obat pencahar. Karena mereka mengira dengan meminum obat ini lemak yang ada dalam perut bisa turut hilang, dan juga bisa merampingkan perut mereka.

Sering Berolahraga Secara Berlebihan

Berolahraga memang sangat perlu untuk tubuh. Akan tetapi segala yang baik namun jika kita lakukan secara berlebihan tentunya akan menghasilkan sesuatu yang tidak baik bagi tubuh.

Dengan olahraga yang terlalu memforsir dan berlebihan, maka banyak sekali cairan yang akan keluar dari tubuh. Apalagi hal ini biasanya tidak mereka imbangi dengan asupan nutrisi bagi tubuh.

Penyebab Anoreksia Nervosa

Sebenarnya penyebab penyakit anoreksia nervosa secara pasti sampai sekarang belum bisa diketahui. Namun gangguan ketakutan yang berlebihan akan kegemukan ini akibat kurangnya rasa percaya diri dengan kondisi fisik yang ada.

Faktor genetika dan lingkungan juga sangat berpengaruh sebagai faktor penyebab timbulnya penyakit ini. Begitu juga pergaulan maupun pengalaman yang bersifat traumatis juga bisa memicu gangguan ini.

Itulah gejala penyakit anoreksia nervosa beserta faktor penyebabnya yang sebaiknya anda ketahui. Sayangi diri anda sendiri dengan mengonsumsi makanan yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. (R11/HR-Online)

Editor : Eva Latifah